Antispasi Lonjakan Pasien Covid-19, Berau Siapkan RS Darurat

Kaltimku.id, BERAU – Hampir seluruh kabupaten/kota di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), terus terjadi penyebaran virus Corona, sehingga diterapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19, Kabupaten Berau sudah mempersiapkan Rumah Sakit Darurat (RSD). Wadah penampungan pasien Covid-19 ini rencananya akan menggunakan atau memanfaatkan Hotel Cantika Swara.

Bacaan Lainnya

Bagaimana keberadaan dan kelayakan hotel yang pernah tutup kurang lebih sebulan itu, Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono, melakukan peninjauan sekaligus mengecek berbagai sudut bangunan hotel tersebut.

Pengecekan tidak saja dilakukan Kapolres Anggoro, tapi juga ditinjau Bupati Berau Sri Juniarsih, Wakil Bupati Gamalis, Dandim 0902/Bru Letkol Inf Fardin Wardhana, Kepala Dinas Kesehatan Iswahyudi dan Direktur Rumah Sakit dr Abdul Rivai dr Nurmin Baso.

Seperti diketahui, Kabupaten Berau akhir-akhir ini cenderung terjadi penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19. Jumlahnya selama setahun lebih ini mencapai 5.997 kasus. Kesembuhan pasien sebanyak 5.160 orang dan meninggal dunia 128 orang.

Pada Rabu (14/7/21), masyarakat yang terpapar Covid-19 di Berau berjumlah 174 orang. Pasien yang dinyatakan sembuh 29 orang dan meninggal dunia 3 orang. Sementara, pasien yang masih dalam perawatan mencapai 700 lebih.

Dengan kondisi ini dikhawatirkan pasien akan bertambah lagi. Karena itu pemerintah bersama unsur terkait memanfaatkan RSD “Cantika Swara”, untuk menampung pasien-pasien baru yang kemungkinan akan berdatangan.

Dengan dibukanya RSD, maka pasien yang terkonfirmasi Covid-19 bisa dirawat disana, sehingga tidak memenuhi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai. “Ketika Rumah Sakit Abdul Rivai penuh, maka pasien akan dialihkan ke RS Darurat,” kata Kapolres.

Menurut Bupati Sri Juniarsih, salah satu alasan dipilihnya kembali bekas hotel tersebut untuk merawat pasien Covid-19, selain kapasitas ruangan cukup besar dan lokasinya juga strategis. Posisinya tidak terlalu jauh dari RSUD Abdul Rivai. Kapasitas kamarnya ada 53 kamar, sehingga mampu menampung sampai 100 pasien.*

Pos terkait