20 Tahun YBM PLN: Rumah Cahaya Hadir Bawa Senyum Baru Keluarga di Balikpapan
BALIKPAPAN, Kaltimku.id — Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyediaan layanan kelistrikan, PT PLN (Persero) membuktikan bahwa kehadirannya tidak hanya soal menyalurkan daya listrik. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Group Balikpapan, perusahaan negara ini menghadirkan harapan baru bagi keluarga Zidhan Nugraha yang beranggotakan sembilan orang, melalui peresmian hunian layak dalam program Rumah Cahaya, Jumat (9/10/2026).
Selama ini, keluarga besar Zidhan harus menempati rumah sewa dengan kondisi yang jauh dari layak. Kini, mereka dapat tersenyum lega — memiliki rumah sendiri yang aman, nyaman, dan layak untuk membangun masa depan bersama.
Peresmian Rumah Cahaya berlangsung penuh kehangatan. Hadir langsung General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli; Staf Ahli Wali Kota Balikpapan Bidang Pemerintahan, Adwar Skenda Putra, S.Sos., M.M.; Ketua YBM PLN UID Kaltimra, Bambang Heriyanto; jajaran manajemen PLN, pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, serta keluarga Zidhan sendiri.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyampaikan bahwa berbagai tantangan kelistrikan yang sedang dihadapi tidak membuat semangat berbagi PLN luntur.
“Di tengah upaya kami memperbaiki layanan kelistrikan, komitmen berbagi kepada masyarakat tidak pernah berkurang. Melalui Rumah Cahaya, kami ingin menunjukkan: kehadiran PLN bukan hanya soal menghadirkan terang di rumah-rumah, tetapi juga menghadirkan harapan dan tempat tinggal yang layak bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Chaliq dengan tulus.
Menurutnya, rumah bukan sekadar bangunan tempat berteduh. Rumah adalah tempat tumbuhnya harapan, kebersamaan, dan masa depan keluarga.
“Ketika sebuah keluarga mendapatkan hunian yang layak, yang berubah bukan hanya atap dan dindingnya, tetapi rasa aman, kenyamanan, dan semangat baru untuk menata kehidupan yang lebih baik. Semoga rumah ini membawa kebahagiaan dan keberkahan,” tambahnya.
Mewakili Wali Kota Balikpapan, Adwar Skenda Putra, menyambut baik langkah nyata YBM PLN ini.
“Rumah adalah fondasi untuk membangun masa depan, mendidik anak, dan menciptakan kehidupan yang harmonis. Pemerintah Kota sangat mengapresiasi konsistensi YBM PLN membantu masyarakat. Semoga langkah ini menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi,” ungkap Adwar.
Ketua YBM PLN UID Kaltimra, Bambang Heriyanto, menjelaskan bahwa program Rumah Cahaya sepenuhnya dibiayai dari zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari pegawai PLN sendiri — murni amanah berbagi antar sesama.
“Ini adalah wujud kebersamaan. Semoga rumah ini tidak hanya menjadi tempat berlindung, tetapi juga membawa semangat dan harapan baru bagi keluarga Zidhan sekeluarga,” katanya.
Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah Zidhan Nugraha. Ia tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah… terima kasih banyak kepada PLN dan semua pihak yang telah membantu. Rumah ini sangat berarti bagi kami, untuk sembilan orang di keluarga saya. Semoga kebaikan yang telah diberikan menjadi amal jariyah yang tak terputus,” ucap Zidhan dengan mata berkaca-kaca.
Tahun 2026 ini menjadi momen istimewa — YBM PLN genap berusia 20 tahun. Dua puluh tahun menjaga amanah para pegawai PLN untuk menyalurkan kebaikan kepada yang membutuhkan. Di tengah segala keterbatasan dan tantangan, semangat berbagi terus menyala.
Melalui Rumah Cahaya, PLN dan YBM PLN Group Balikpapan ingin menyampaikan pesan sederhana namun bermakna dalam: sejauh apa pun tantangannya, kebaikan tidak boleh berhenti. Karena terang yang sesungguhnya bukan hanya dari aliran listrik — tetapi dari kepedulian yang menyinari hati sesama.




