Jum, 16 Okt 2026
Balikpapan Udara Kabur · 28°C Semua kota ›
Kalimantan Timur

Jumat Keliling, Wakapolda Buka Jalur Langsung ke Warga: Waspada Narkoba di Kalangan Anak

Wakapolda Kaltim bersama anak anak sehabis Sholat Jumat di Masjid Islamic Center Balikpapan

 

BALIKPAPAN, Kaltimku.id — “Tidak boleh ada jarak, tidak boleh ada sekat antara polisi dan masyarakat. Kita adalah satu keluarga.” Pesan tulus itu disampaikan Wakil Kepala Polda Kaltim, Brigjen Pol. Rustam Mansur, S.I.K., M.M., saat melaksanakan program Jum’at Keliling Polda Kaltim di Masjid Madinatul Iman Islamic Center, Balikpapan Selatan, Jumat (16/10/2026).

 

Kehadiran Wakapolda beserta jajaran, di antaranya Karo OPS, Dir Reskrimum, dan Dir Samapta, bukan sekadar menunaikan ibadah bersama, melainkan mempererat ikatan silaturahmi yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

 

Di hadapan ratusan jemaah, Brigjen Rustam menegaskan tekad kepolisian untuk hadir lebih dekat. Bahkan, ia berani membagikan nomor telepon pribadinya secara terbuka.

 

“Silakan hubungi saya langsung. Kalau ada apa-apa di lingkungan Anda — hal yang mencurigakan, soal pelayanan, atau persoalan yang butuh bantuan kepolisian — jangan ragu. Insyaallah akan kami respons secepat mungkin,” ucapnya yang disambut antusiasme jemaah.

Langkah ini, kata Rustam, sejalan dengan arah kebijakan pimpinan Polri: agar kepolisian tidak lagi dipandang sebagai pihak yang menakutkan, melainkan pelindung, pengayom, dan mitra yang selalu siap mendengarkan warga.

 

“Kami ingin anak-anak tidak takut saat melihat seragam polisi. Kami ingin warga merasa nyaman berbicara dengan kami. Karena pada akhirnya, keamanan kita semua adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

 

Selain membuka pintu komunikasi seluas-luasnya, momen ini juga digunakan untuk menyampaikan pesan peringatan yang sungguh-sungguh menyentuh hati setiap orang tua: waspadai ancaman narkoba yang kini semakin mendekat ke dunia anak-anak.

 

“Saudara sekalian, mari kita waspadai hal kecil di sekitar kita. Belum lama ini ditemukan permen yang dicampur zat adiktif — dan sasaran utamanya adalah anak-anak kita. Ini bukan sekadar kabar burung, ini nyata,” ungkapnya dengan nada prihatin namun tegas.

Ia mengajak setiap keluarga untuk menjadi benteng terkuat. Tidak ada petugas kepolisian yang bisa mengawasi setiap sudut lebih teliti daripada orang tua sendiri.

 

“Cek apa yang dikonsumsi anak-anak kita. Kenali siapa teman mereka. Perhatikan jika ada perubahan perilaku yang tidak wajar. Deteksi dini di rumah adalah pertahanan paling ampuh,” pesannya.

 

“Jangan menunggu polisi yang datang menyelesaikan masalah. Mulailah dari rumah kita sendiri. Karena satu rumah yang waspada, bisa menyelamatkan satu lingkungan,” tegasnya.

 

Brigjen Rustam menegaskan, perang melawan narkoba tidak akan dimenangkan oleh aparat penegak hukum saja. Diperlukan sinergi dari semua elemen — keluarga, tokoh agama, pemuka masyarakat, hingga setiap warga yang peduli terhadap masa depan generasi bangsa.

 

“Mari kita jaga anak-anak kita. Mari kita jaga lingkungan kita. Kalau ada informasi, jangan diam — sampaikan. Bersama-sama, kita bisa menjadikan Kaltim tempat yang aman dan bebas dari ancaman narkoba,” harapnya menutup pesan dengan tepuk tangan hangat dari seluruh jemaah.***

Tulis komentar

Email Anda tidak ditampilkan. Komentar dimoderasi sebelum tayang.

Berita Terkait

Lihat semua →
Beranda WhatsApp Facebook X