Deprecated: Constant FILTER_SANITIZE_STRING is deprecated since 8.1, use htmlspecialchars() instead in /home/u387350598/domains/kaltimku.id/public_html/wp-content/plugins/wp-smush-pro/core/modules/helpers/class-parser.php on line 229

Deprecated: Constant FILTER_SANITIZE_STRING is deprecated since 8.1, use htmlspecialchars() instead in /home/u387350598/domains/kaltimku.id/public_html/wp-content/plugins/wp-smush-pro/core/modules/helpers/class-parser.php on line 234

Deprecated: Creation of dynamic property Smush\Core\Modules::$webp is deprecated in /home/u387350598/domains/kaltimku.id/public_html/wp-content/plugins/wp-smush-pro/core/class-modules.php on line 95

Deprecated: Creation of dynamic property Smush\Core\Modules\Helpers\Parser::$iframes is deprecated in /home/u387350598/domains/kaltimku.id/public_html/wp-content/plugins/wp-smush-pro/core/modules/helpers/class-parser.php on line 87

Deprecated: Constant FILTER_SANITIZE_STRING is deprecated since 8.1, use htmlspecialchars() instead in /home/u387350598/domains/kaltimku.id/public_html/wp-content/plugins/wpseo-news/classes/meta-box.php on line 59

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u387350598/domains/kaltimku.id/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Pemangkasan DBH Batubara Dinilai Berisiko Hambat Pembangunan Kaltim - Kaltimku.id
Jum, 9 Okt 2026
DPRD KalTim

Pemangkasan DBH Batubara Dinilai Berisiko Hambat Pembangunan Kaltim

Samarinda – Kebijakan pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) Batubara kembali memunculkan kekhawatiran terhadap kemampuan daerah dalam menjaga kesinambungan agenda pembangunan. Kalimantan Timur, yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung batubara nasional, turut terdampak kebijakan pemerintah pusat tersebut meski kontribusinya terhadap penerimaan negara tergolong besar.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Reza Pahlevi, menilai pemotongan DBH berpotensi mempersempit ruang fiskal daerah. Kondisi ini, kata dia, dapat berdampak langsung pada pembiayaan berbagai program prioritas, mulai dari infrastruktur dasar hingga layanan publik.

“Perlu ada koordinasi atau diplomasi khusus dengan pemerintah pusat agar besaran pemotongan untuk Kaltim tidak terlalu mempengaruhi pembangunan,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan DBH bukan semata menyangkut angka, tetapi menyentuh keberlanjutan kebijakan pembangunan daerah. Ketika ruang fiskal semakin terbatas, pemerintah daerah dipaksa melakukan penyesuaian program yang berpotensi menunda bahkan mengoreksi rencana pembangunan yang telah disusun.

Reza menegaskan, sebagai daerah penghasil batubara yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional, Kalimantan Timur layak memperoleh perlakuan yang lebih proporsional dalam skema pembagian dana pusat–daerah.

“Kita sebagai daerah penghasil tentu berharap ada pertimbangan khusus yang sesuai dengan kontribusi kita,” tambahnya.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk membangun komunikasi yang lebih aktif dan intensif dengan kementerian terkait agar kebijakan fiskal nasional tetap memperhatikan kepentingan daerah penghasil sumber daya alam.*

Tulis komentar

Email Anda tidak ditampilkan. Komentar dimoderasi sebelum tayang.

Berita Terkait

Lihat semua →
Bagikan ke WhatsApp