BARABAI, Kaltimku.id — Pensiun dari PNS disebut Bupati HST, Samsul Rizal, bukan akhir segalanya melainkan babak baru untuk terus berkarya di masyarakat. Itu disampaikannya saat melepas 75 PNS yang purna tugas periode 1 Juli hingga 1 Oktober 2026, termasuk Sekretaris Kabupaten (Sekkab) HST sendiri, H Muhammad Yani.
“Masa pensiun bukanlah akhir dari segalanya. Pensiun atau purna tugas adalah babak baru untuk terus berkarya di tengah masyarakat dengan peran yang berbeda,” ujar Bupati Samsul Rizal, saat acarara pelepasan itu di Auditorium Bupati HST di Kota Barabai, Senin (5/10/2026).
Pelepasan 75 PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang pensiun itu ditandai penyerahan Piagam Penghargaan oleh Bupati Rizal kepada tiga perwakilannya — Sekkab H. Muhammad Yani, Kabag Kesra H. Mukarram dan Guru PJOK SDN 1 Barabai Timur Hj. Latifah Hani. Kegiatan ini dihadiri Sekkab HST yang baru, HM Pajaruddin, Kepala BKPSDMD HST, semua ASN di lingkungan Pemkab HST dan undangan lainnya.

Bupati Rizal menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian luar biasa yang telah diberikan para ASN selama puluhan tahun demi memajukan Bumi Murakata — HST.
Lantas, Muhammad Yani sendiri beberapa waktu lalu menegaskan, purna tugas dari birokrasi bukanlah garis akhir pengabdian. Ia menyebut, masa pensiun adalah awal untuk kembali lebih dekat dengan masyarakat dan generasi muda.
Yani memastikan aktivitas pembinaan seni, budaya, dan kreativitas anak muda HST melalui Balai Rakyat Kreatif Hub tetap berjalan, seperti Gendewa Studio Art Murakata yang membina 300 anggota serta Murakata Symphony Orchestra dengan 180 anggota.

“Secara struktural memang tidak ada dalam tugas Sekkab, tetapi kegiatan seperti inilah yang menghidupkan generasi kita untuk terus berkembang dan berkelanjutan,” ucap Yani yang juga mantan Ketua DKD (Dewan Kesenian Daerah) HST tersebut.
Menurut Yani, estafet pembinaan kreativitas pemuda di Hulu Sungai Tengah dapat dilanjutkan oleh pejabat Sekkab HST berikutnya agar program yang bermanfaat tidak terhenti.
Sedang terkait masa purna tugasnya sendiri, Muhammad Yani yang tinggal di bilangan Pajukungan — Barabai itu berencana menikmati aktivitas berkebun. Namun, ia tetap membuka kesempatan apabila dipercaya mengajar di PSDKU ULM (Universitas Lambung Mangkurat) pada Program Studi Ekonomi Pembangunan untuk berbagi pengetahuan. (JJD)






