BALIKPAPAN, Kaltimku.id – Di bawah langit Balikpapan yang perlahan meredup menuju senja, Rabu (11/03/2026), sebuah harmoni kemanusiaan tercipta. Keluarga Besar SPS Dahlia I menggelar Bakti Sosial sekaligus Buka Puasa Bersama bertajuk “Ramadan Penuh Berkah 1447 H: Berbagi Kepedulian & Menebar Kebahagiaan.” Acara ini bukan sekadar seremoni pengisi waktu, melainkan perayaan atas ketulusan yang dipupuk sedari dini.
Kehadiran para pemangku wilayah, Ketua RT.48, RT.57, RT.66, dan RT.68, bersama para orang tua murid, tokoh agama, serta tokoh masyarakat, menambah kekhidmatan suasana. Mereka duduk bersimpuh dalam satu barisan, menanggalkan sekat status demi memaknai bulan suci dalam kebersamaan.
Kepala Sekolah SPS Dahlia I, Fatmawati, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kedermawanan yang tumpah hari ini adalah buah dari konsistensi kecil yang dirawat dengan cinta. Dana bakti sosial ini lahir dari tabungan mingguan para siswa dan orang tua setiap hari Jumat.
”Kegiatan ini alhamdulillah terlaksana berkat kerja sama luar biasa dari orang tua murid dan anak-anak yang menyisihkan rezekinya setiap Jumat. Ini telah menjadi tradisi tahunan kami di setiap Ramadan,” tutur Fatmawati dengan nada haru. “Terima kasih, acara berjalan lancar berkat dukungan seluruh pihak.”
Suasana kian syahdu saat seorang Qori cilik, yang tak lain adalah murid SPS Dahlia I, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Suaranya yang jernih seolah membasuh debu-debu lelah di wajah para hadirin.
Estafet hikmah kemudian dilanjutkan oleh Ustadz Sirajuddin Jamil. Dalam tausiyahnya, ia membedah rahasia ibadah puasa dan keajaiban sedekah harta. Ia mengingatkan bahwa harta yang kita berikan tidak akan berkurang, melainkan menjadi jembatan cahaya menuju rida-Nya.
Sembari menanti azan Magrib yang kian dekat, tim panitia dengan sigap membagikan bingkisan kepada tamu undangan dan hadirin. Tak ada tangan yang menjulur tanpa disambut senyuman; sebuah pemandangan yang memotret esensi “Menebar Kebahagiaan” secara nyata.
Ritual berbagi tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh sang Ustadz. Ketika gema azan akhirnya membelah kesunyian, rasa syukur pun tumpah bersama segelas air dan sebongkah kurma, menandai berakhirnya penantian, sekaligus mengawali babak baru kepedulian di lingkungan SPS Dahlia I.* (Ydar)








