Musibah Kebakaran Gunung Bugis, Diduga Sengaja Dilakukan Anak Korban yang Alami Kejiwaan

Kaltimku.id, BALIKPAPAN – Hamparan puing-puing dari musibah kebakaran menjadi saksi bisu yang meninggalkan kepiluan dan duka bagi warga RT 02, 03 dan 04, Gunung Bugis, Baru Ulu, Balikpapan Barat, Kalimantan Timur (Kaltim).

Musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah dari 44 KK (kepala keluarga) membuat 155 jiwa  kehilangan tempat tinggal, masih  dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Bahkan, muncul dugaan di masyarakat, jika kebakaran yang terjadi karena kesengajaan, sehingga menimbulkan korban jiwa yang menewaskan seorang pria bernama Haruna (53) yang merupakan pemilik rumah.

Kapolsek Balikpapan Barat, Kompol Totok Eko Darminto menuturkan, jika pihaknya sudah memeriksa tiga orang saksi atas kejadian tersebut, yakni Ketua RT, dan dua orang tetangga yang rumahnya berdekatan dengan rumah asal api.

Dari keterangan yang disampaikan tetangga, rumah tersebut dibakar oleh anak korban (Haruna) yang berinisial B, berusia 18 tahun. Hanya saja, tetangga tidak melihat secara langsung saat rumah tersebut dibakar.

“Tapi asal api jelas dari rumah korban bernama harun yang merupakan orang tua dari B,” jelas Kompol Totok,” saat dikonfirmasi media ini, Senin (7/6/2021).

“Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) memang asal api berasal dari rumah pak Haruna, yang menjadi korban meninggal dalam musibah memilukan bagi kita semua,” sambungnya.

Kompol Totok menambahkan, saksi yang mengetahui kejadian sebenarnya tersebut merupakan korban itu sendiri, hanya saja korban sudah meninggal dunia akibat tak bisa menyelamatkan diri saat kejadian, karena berada di atas loteng rumahnya.

Sedangkan, terduga pelaku pembakaran (B) saat ini masih menjalani observasi di salah satu rumah sakit jiwa yang berada di Kota Samarinda, Kaltim.

“Terduga pelaku saat ini tidak bisa memberikan keterangan sama sekali, karena menurut tetangga terduga mengalami gangguan kejiwaan,” terangnya.

Untuk saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil observasi yang dijalani terduga pelaku. Ketika hasil keluar, maka akan disampaikan kembali.

“Kita masih menunggu hasil observasi, jika sudah keluar, selanjutnya akan kita sampaikan hasilnya seperti apa,” tutup Kompol Totok.

Sementara, para korban kebakaran sebagian menempati posko pengungsian di depan Masjid Al Ula, dan sebagian lainnya mengungsi ke rumah kerabat masing-masing.

Pihak Pemkot Balikpapan, segera akan memberikan dana bantuan sewa rumah bagi para korban.*

Wartawan: Ariel S

Pos terkait