Optimalkan Potensi Sungai Mahakam, Agiel Suwarno Tekankan Pentingnya Retribusi untuk Pendapatan Daerah

Kaltimku.id, SAMARINDAAnggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Agiel Suwarno, menyoroti potensi pemanfaatan sungai Mahakam sebagai sumber pendapatan asli daerah. Ia menekankan perlunya inisiatif pemerintah daerah untuk mengoptimalkan retribusi dari alur sungai tersebut.

“Dorongan untuk perda inisiatif, saya belum lihat apakah Komisi II mendorong itu. Kalau ada, itu perlu kajian dan harus dibicarakan. Apakah masuk inisiatif atau pemerintah mendorong ke DPRD,” ujar Agiel, Kamis (2/11/2023).

Bacaan Lainnya

Meskipun pembahasan retribusi dari sungai Mahakam pernah dibicarakan oleh Komisi II, Agiel menyatakan bahwa kendala terkait payung hukum dan keterlibatan lembaga atau kementerian lain masih menjadi perhatian.

Agiel Suwarno juga menilai bahwa pemanfaatan sungai Mahakam sebagai aset daerah seharusnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, bukan hanya sebagai tempat pembuangan limbah dari proses penambangan.

“Jangan sampai itu dimanfaatkan pihak luar, tapi kita tidak dapat apa-apa dari situ,” tambahnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan tentang pengelolaan pandu tunda di sungai Mahakam yang seharusnya dikelola oleh BUMD PT Melati Bhakti Satya. Namun, pembahasan mengenai hal tersebut belum menemui kelanjutan di Komisi II DPRD Kaltim.

“PT Melati Bhakti Satya yang akan mengelola, belum ada bicara lanjutan. Mungkin itu salah satu yang akan disampaikan di rapat Komisi II,” kata Agiel.

Agiel Suwarno juga mendorong perusahaan daerah pada usaha pandu tunda untuk meningkatkan kinerja dan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah. Selain itu, perubahan status perusahaan daerah menjadi perseroan daerah, yang telah dibahas di Komisi II, perlu segera disahkan dalam bentuk peraturan daerah.

“Saya pikir dengan perda itu akan lebih kuat lagi,” tandasnya.***

Pos terkait