BALIKPAPAN, Kaltimku.id — Semangat hijau membara di tepian Hutan Kota Konservasi Mangrove Margomulyo, Rabu (12/8/2026). Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Kalimantan Timur bergandengan tangan erat dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Balikpapan (Uniba) Angkatan ke-20, turut melibatkan para siswa SMK Negeri 07 Balikpapan, untuk menanam 100 bibit mangrove sebagai wujud nyata menjaga kelestarian bumi pesisir.
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Margomulyo, Kecamatan Balikpapan Barat, ini bukan sekadar menancapkan bibit ke tanah berlumpur. Lebih dari itu, aksi ini menjadi jembatan sinergi antara kepolisian, dunia pendidikan, dan generasi muda dalam satu tekad: menjaga ekosistem pesisir agar tetap lestari, tangguh, dan memberi manfaat bagi masa depan.
Di bawah langit cerah, para peserta tampak antusias bergotong royong. Tidak ada sekadar berdiri menyaksikan. Personel kepolisian, mahasiswa KKN, dan pelajar saling bahu-membahu menyiapkan lahan, menancapkan bibit dengan hati-hati, hingga memastikan setiap tanaman tertanam kokoh dan siap tumbuh. Keterlibatan lintas generasi ini menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan bukan tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab kita semua.
Ekosistem mangrove memegang peran sangat vital. Ia menjadi benteng alami penahan abrasi pantai, rumah bagi beragam biota laut, sekaligus penyerap karbon yang sangat berharga dalam menjaga keseimbangan iklim. Menyadari hal tersebut, Dit Polairud Polda Kaltim terus berkomitmen hadir bukan hanya menjaga keamanan perairan, tetapi juga merawat lingkungan di atas dan di dalamnya agar tetap terjaga kelestariannya.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir. Semoga bibit-bibit yang hari ini kita tanam dapat tumbuh subur dan menjadi benteng hijau yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar Margomulyo,” ujar perwakilan Dit Polairud Polda Kaltim di lokasi kegiatan.
Dukungan terhadap program KKN Uniba ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda. Bahwa menjaga alam adalah menjaga masa depan. Setiap bibit yang tertanam hari ini adalah harapan yang ditanam untuk generasi mendatang — agar garis pantai tetap terjaga, air tetap jernih, dan kehidupan masyarakat pesisir terus berkelanjutan.
Dit Polairud Polda Kaltim menegaskan, langkah ini tidak akan berhenti di sini. Sinergi dengan dunia pendidikan dan masyarakat akan terus diperkuat. Bibit yang telah ditanam pun akan dipantau dan dirawat bersama, agar tidak sekadar tertanam, melainkan tumbuh, berkembang, dan menjadi warisan hijau yang membanggakan bagi Balikpapan dan Kalimantan Timur.***






