Balikpapan, Kaltimku.id — Safari Ramadhan 1447 H yang dirangkai dengan peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC), Kalimantan Timur, Jumat malam, digelar Pemkot Balikpapan, Kalimantan Timur ini diikuti pejabat daerah, tokoh agama, serta warga yang menunaikan salat Isya dan tarawih berjamaah, Jumat malam (6/3/2026).
Walikota Balikpapan, Dr H Rahmad Mas’ud menekankan Nuzulul Qur’an sebagai kesempatan mendekatkan diri pada Al-Qur’an, bukan sekadar membaca, tapi memahami dan mengamalkannya. Ia menyebut Ramadhan sebagai momen perbaiki akhlak, tingkatkan kesabaran, serta perkuat kepedulian sosial. Kegiatan tersebut dimulai dengan pembacaan Al-Qur’an oleh Muhammad Nahdi Al Fawwaz, ciptakan suasana khidmat.
Dalam rangkaian acara, Pemkot melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan salurkan dana Gerakan Sejadah Rp370 juta untuk masjid dan mushola. Bonus juga diberikan kepada qari berprestasi MTQ internasional: Muhammad Haikal Al Ghifari yang meraup Rp125 juta usai juara 1 Hafalan 30 Juz dan Tafsir Surah Al-Hujurat di Brunei Darussalam, Achmad Fadhil dapat Rp75 juta sebagai juara 2 Tilawah dan Hafalan 5 Hizb di Maroko.
Walikota Balikpapan dalam momen tersebut juga memberikan hibah dana Rp300 juta yang diserahkan ke Masjid Madinatul Iman guna mendukung program keagamaan.
Rahmad Mas’ud yang memimpin kota ini sebagai walikota untuk periode kedua mengakhiri sambutannya dengan seruan jaga iman, amal, serta doakan perdamaian dunia di Balikpapan.
Peringatan Nuzulul Qur’an malam itu juga diisi ceramah oleh penceramah asal Medan, Sumatera Utara, Anugrah Cahyadi, yang akrab disapa Ustaz Ucay. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan jamaah tentang pentingnya memuliakan guru, orang tua, dan ulama.
Menurutnya, dalam tradisi keilmuan Islam, keberkahan ilmu tidak hanya lahir dari belajar, tetapi juga dari sikap hormat kepada mereka yang mengajarkannya.***







