8 Wilayah di Kaltim Sudah Tinggalkan Zona Membara Covid-19

Kaltimku.id, BALIKPAPAN – Delapan dari 10 kabupaten/kota di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), sementara ini sudah meninggalkan daerah zona membara atau daerah dengan kasus Covid-19 sangat tinggi, Minggu (17/10/2021).

Ke delapan daerah yang meninggalkan area membara itu, menurut catatan Infografis Satuan Tugas (Satgas) Covid-19/ Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, lima diantaranya melompat ke zona oranye alias daerah dengan risiko sedang Covid-19, yakni Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Bacaan Lainnya

Selain itu, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kabupaten Berau. Kabupaten terakhir ini, baru kali pertama menyandang status zona oranye, setelah ketambahan 22 pasien sembuh dan 1 kasus terkonfirmasi Covid-19 serta nihil kasus kematian. Kabupaten “Batikawal” ini merawat 41 orang terkonfirmasi Civid-19.

Kelima daerah oranye tersebut masing-masing merawat pasien 50 orang kebawah. Untuk wilayah Kabupaten Paser/Tanah Grogot. Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), masuk dalam zona kuning atau daerah dengan risiko rendah Covid-19.

Pasien yang masih dalam perawatan/isolasi di ketiga daerah ini rata-rata dibawah 25 orang. Bahkan, Kabupaten Mahulu yang dikomandani Bonifasius Belawan Geh dan Wabup Yohanes Avun ini, merawat 3 pasien. Angka ini lebih rendah dari daerah lainnya.

Sedangkan 2 wilayah lainnya, yaitu Kota Bontang dan Kota Balikpapan yang masing-masing masih merawat 86 dan 124 pasien berstatus zona merah atau daerah dengan kasus Covid-19 sangat tinggi.

Pada hari yang sama, wilayah Kaltim ketambahan 20 kasus terkonfirmasi Covid-19, sehingga selama setahun lebih jumlahnya 157.618. Ketambahan kesembuhan pasien sebanyak 70 orang, sehingga jumlahnya menjadi 151.783 orang.

Selain itu, pasien yang meninggal dunia bertambah 4 orang. Tambahan ini terjadi di Kabupaten Kubar 2 orang, Kota Bontang dan Balikpapan, masing-masing 1 orang. Sehingga jumlah keseluruhan tercatat 5.426 orang.*

Pos terkait