SENDAWAR — Kaltimku.id — Desa Wisata Tanjung Isuy kembali mengukuhkan namanya sebagai salah satu destinasi unggulan di Kalimantan Timur. Berada di tepian Danau Jempang, desa yang dikenal dengan kekayaan budaya Dayak Benuaq itu berhasil menembus tiga besar Anugerah Desa Wisata Kalimantan Timur 2026, sekaligus membawa nama Kabupaten Kutai Barat di ajang bergengsi tingkat provinsi.
Capaian tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi masyarakat bersama pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya, kearifan lokal, dan pelestarian lingkungan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Barat, FX Sumardi, mengatakan keberhasilan itu merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang selama ini berkomitmen mengembangkan potensi wisata daerah secara berkelanjutan.
“Masuknya Tanjung Isuy dalam tiga besar Anugerah Desa Wisata Kalimantan Timur merupakan prestasi yang patut disyukuri. Ini menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata berbasis budaya dan pemberdayaan masyarakat memiliki daya saing yang kuat di tingkat provinsi,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).
Tanjung Isuy dinilai memiliki daya tarik yang kuat melalui perpaduan budaya dan keindahan alam. Wisatawan dapat menyaksikan prosesi penyambutan tamu di Belurat Adat, pertunjukan seni tradisional, kerajinan tenun Doyo dan sulam tumpar, hingga rumah adat (Lou) yang masih terawat dan difungsikan sebagai pusat aktivitas budaya masyarakat.
Keindahan panorama Danau Jempang dan Pulau Padi juga menjadi daya tarik yang memperkaya pengalaman wisata di kawasan tersebut, sekaligus memperkuat posisi Tanjung Isuy sebagai salah satu destinasi andalan di Kalimantan Timur.
Dalam proses penilaian Anugerah Desa Wisata Kalimantan Timur 2026, seluruh peserta mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, verifikasi lapangan, hingga presentasi di hadapan tim juri. Dari seluruh peserta yang berkompetisi, Tanjung Isuy berhasil menempatkan diri sebagai salah satu dari tiga desa wisata terbaik.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap prestasi ini menjadi momentum untuk memperkuat pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Tanjung Isuy diharapkan terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya dan pesona alam Kutai Barat ke tingkat yang lebih luas. (Adv/Diskominfo Kubar)






