Empat Award Disdik HST dari BGTK Kalsel, Anhar: Ini Hasil Komitmen Bupati Samsul Rizal

Kaltimku.id, BANJARBARU — Sektor pendidikan di HST (Hulu Sungai Tengah) terus eksis. Kali ini, Dinas Pendidikan (Disdik) HST membuat surprise dengan merebut empat piagam penghargaan (award) dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalsel.

Empat piagam award itu diraih terkait kontribusi dan kemitraan aktif Disdik HST dalam peningkatan mutu pendidikan. Penghargaan tersebut diterima Kepala Disdik HST, Muhammad Anhar pada kegiatan Apresiasi Mitra Pendidikan di Kota Banjarbaru, 4 Februari 2026.

Bacaan Lainnya

“Penghargaan ini sebagai wujud apresiasi atas besarnya komitmen dan konsistensi Disdik HST dalam membangun kolaborasi yang berdampak pada peningkatan kompetensi guru,” ucap Kepala BGTK Kalsel, Wasimin.

Wasimin menyerahkan piagam penghargaan itu bersama pejabat dari Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Iwan Junaedi. Anhar dan jajaran Disdik HST sendiri menerimanya dengan ceria.

Empat kategori penghargaan itu terdiri begini. Kategori Inovasi Keragaman Aktivitas, Mitra Kerja Sama Terbanyak, Mitra Kerja Sama Terbaik, dan Program Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial Terbanyak dengan total partisipasi 51 guru dalam Pelatihan K2A.

Wasimin sendiri menilai, Disdik HST menunjukkan kemitraan sangat aktif, variatif, dan efektif bersama BGTK. Ini contoh baik bagi daerah lain untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan, termasuk penguatan kompetensi digital dan kecerdasan artifisial.

Apa kata Kepala Disdik HST, Muhammad Anhar? “Capaian ini merupakan hasil komitmen Bupati Samsul Rizal dalam memajukan sektor pendidikan, dan kerja kolektif semua pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari guru, kepala sekolah, hingga jajaran dinas,” katanya.

Anhar pun terus memerkuat kolaborasi. Menghadirkan program-program peningkatan kompetensi guru yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini, khususnya di bidang teknologi informasi dan inovasi pembelajaran.

“Kita berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan profesional guru agar mampu beradaptasi dengan transformasi digital dan kebijakan pendidikan nasional yang terus berkembang,” tutup Anhar.* (JJD)

Pos terkait