Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kampung Linggang Bangun Sari, Kutai Barat, menargetkan pendirian Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk memajukan pendidikan agama.
- Rencana ini diumumkan saat penutupan acara Harmoni Talenta TPA Al-Manar dalam rangka Tahun Baru Islam 1448 H.
- Pembangunan MI akan didukung sebagian alokasi dana desa dan diharapkan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
SENDAWAR — Kaltimku.id — Pemerintah Kampung Linggang Bangun Sari, Kecamatan Linggang Bigung, Kutai Barat, menargetkan pendirian Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk memperkuat pendidikan agama bagi anak-anak di wilayahnya. Rencana ini disampaikan langsung oleh Kepala Kampung, Sulaiman.
Pengumuman tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam acara penutupan Harmoni Talenta TPA Al-Manar di Pendopo Masjid Al Muhajirin, Senin (29/6/2026) malam. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Menurut Sulaiman, pembangunan sumber daya manusia harus berjalan seimbang dengan pembangunan fisik. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi penting untuk mencetak generasi penerus yang mampu membawa kemajuan bagi kampung.
“Kami sudah membangun taman kanak-kanak sebagai langkah awal. Insyaallah ke depan kami akan mengupayakan berdirinya Madrasah Ibtidaiyah di Kampung Linggang Bangun Sari agar pendidikan agama bagi anak-anak semakin baik,” ujarnya.
Untuk mewujudkan rencana tersebut, pemerintah kampung telah mulai mengalokasikan sebagian dana desa untuk mendukung sektor pendidikan. Sulaiman menyebut langkah ini sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam menyiapkan generasi yang berilmu dan berakhlak.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program tersebut, karena menurutnya cita-cita ini tidak akan terwujud tanpa kebersamaan seluruh warga.
“Sebagian dana desa telah kami sisihkan untuk pembangunan dan pendidikan. Kami mohon doa serta dukungan masyarakat agar rencana ini dapat terwujud dan memberikan manfaat bagi anak-anak kita di masa mendatang,” katanya.
Di sisi lain, Sulaiman mengaku bangga melihat semakin banyak anak-anak kampung yang melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren maupun perguruan tinggi. Ia berharap mereka kelak menjadi penerus yang dapat membimbing masyarakat dan memajukan kampung dengan nilai-nilai keislaman.
Adapun kegiatan Harmoni Talenta TPA Al-Manar sendiri berlangsung selama empat hari sejak 25 Juni 2026. Acara ini diisi berbagai perlombaan Islami seperti lomba adzan, kaligrafi, cerdas cermat, pidato, dan ditutup dengan fashion show Islami. (ADV/Diskominfo Kubar)







