Tuntaskan Persenus, Barabai FC ke Final Liga 4 Kalsel, Plaosan Terjungkal Tos-tosan Persemar

Aksi Barabai FC (merah) kontra Persenus WK (biru) di semifinal. (foto: kia.sportogrfi)

‎MARTAPURA, Kaltimku.id — Horee! Barabai FC sukses menuluskan niat ke partai puncak. Lolos ke final seusai menuntaskan perlawanan Persenus WK, 3-1 (1-0), pada duel semifinal Liga 4 Piala Gubernur Kalsel  2025/26 di Stadion Demang Lehman (SDL), Martapura, Kamis (12/2/2026).

‎”Alhamdulillah, kita sampai ke babak puncak. Ini sesuai target kita dari awal, sekaligus pula menebus kegagalan tim sepak bola kita (HST — Red) di Porprov XII lalu,” ucap coach Barabai FC, Sardiani.

‎Disambangi media ini seusai laga, Sardi gembira. Ia menyebut, publik HST tentu tahu dan kecewa berat karena cabor sepak bola gagal.  Padahal, target tim sepak bola HST ketika itu ke final dan medali emas.

Kubu Putra Plaosan yang gagal melaju ke final

“Sekarang Barabai FC lolos ke final Liga 4 Piala Gubernur Kalsel, dan ini menebus kekecewaan kita di Porprov XII itu,” Sardi bersukaria merayakan sukses tim “rajahannya” bersama owner Barabai FC, H Mukarram, manajer tim Fajar Sukma, pemain dan ofisial lainnya.

‎”Alhamdulillah, sukses ini patut kita syukuri. Barabai FC tanpa beban dan kelolosan ini berkat doa semuanya. Doa warga HST dan para pendukung tim ini,” timpal Mukarram seusai menyalami Jamidi dan teman-temannya di pinggir lapangan.

‎Kubu Persenus WK (Wasaka Kalimantan)  sempat tertunduk lesu.  Namun, coach Persenus, Frans Sinatra Huwae tetap sportif. “Barabai FC bagus. Tim  komplet dan pantas lolos ke final,” ucap “Kayi” Frans Sinatra merangkul media ini seusai Gideon Marshall Huwae dkk tumbang 1-3 itu.

Bacaan Lainnya
Skuad Barabai FC


‎BARABAI FC MENDOMINASI

‎Kick-off dengan jersey menyala — merah-hijau-hijau — Barabai FC terpantau lebih mendominasi. Hampir sepanjang laga, Jamidi dkk mengepung kubu Persenus yang hanya sesekali counter ke Barabai FC.

‎Barabai FC — dikutip dari match summary (MS) Komisi Pertandingan Asprov PSSI Kalsel, Yulieda Hermaniar — membuka gol ke gawang Zairullah Ardi (Persenus) lewat Fajar Ilham menit ke 16. Gol ini bertahan sampai jedah turun minum.

‎Lantas “mesin gol” Barabai FC, M Said menggandakan keunggulan babak kedua.   Said lolos sendirian dan mengecoh kiper Zairullah menit ke 61. Enam menit kemudian petaka pun mendera Persenus saat Papin Tuhera kena kartu merah (KM) langsung dari wasit Bayu Okta Orlandy (Tala).

‎Papin diusir keluar lantaran dianggap mencerca wasit dengan kata-kata tak terpuji saat ia duel kontra pemain Barabai FC. Namun, Barabai FC membuat pelanggaran di kotak 16 menit ke 79, dan penalti itu dieksekusi Iman Permana deng mulus ke gawang Ahmad Muhazir, 2-1.

‎Selepas itu, Barabai gencar menekan Persenus. Satu umpan terobosan ke sisi kanan disambut Muhammad Anton dengan tendangan dan muntah. Tapi, bola muntah dari kiper Zairullah menit ke 88 itu disambar Anton kembali, 3-1. Wasit pun mengganjar Hanif Anshori, Faisal (Barabai FC), Mario Alberto, dan Khairan Naufal (Persenus) dengan KK.

‎PLAOSAN TERJUNGKAL TOS-TOSAN

‎Di bagian lain, Putra Plaosan Martapura (PPM) yang diunggulkan lolos harus gigit jari. Plaosan justru terjungkal  melalui tos-tosan (adu penalti) 3-4  dalam duel derby semifinal pertama kontra Persemar Martapura.

‎Terjungkalnya Plaosan — satu-satunya tim tangguh yang tak terkalahkan sejak babak penyisihan hingga 6 besar — itu, maka Persemar lolos ke final.  Persemar akan menjajal Barabai FC pada duel final Liga 4 Piala Gubernur Kalsel hari Selasa, 17 Februari 2026.

‎Lolosnya Persemar lewat adu tos-tosan itu membuat peta kekuatan sepertinya terbalik.  “Tadinya kita prediksikan Plaosan yang akan lolos, eh ternyata Persemar yang lolos,” ucap beberapa warga Martapura di tribun SDL.

‎Adu penalti itu sendiri terjadi setelah duel   Plaosan kontra Persemar dalam waktu normal dan perpanjangan waktu tetap 0-0. Plaosan dengan 7 “algojo” hanya 3 yang gol. Sebaliknya, Persemar dengan 7 eksekutor justru 4 yang mulus gol.


‎”Alhamdulillah, kita bisa memenangkan semifinal hari ini, dan lolos ke final.  Mudah-mudahan di final nanti, kita bisa menjadi yang terbaik,” ucap coach Persemar, Syaifullah Nazar kepada awak media ini secara terpisah.* (JJD)







Pos terkait