Binluh Karhutla Sekaligus Silaturahmi

Berita Kaltim Terkini - Binluh Karhutla Sekaligus Silaturahmi
Salah seorang personel Polsek Loa Janan, Polres Kabupaten Kutai Kartanegara, memasang spanduk/bener tentang bahayanya pembakaran hutan dan lahan di kawasan sekitar RT 07 Desa Loa Janan Ulu. (istimewa)

Kaltimku.id, KUKARBerbagai cara dilakukan jajaran Polda Kalimantan Timur (Kaltim) untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama soal tragedi atau bahayanya tentang kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terbilang tidak jarang terjadi di bumi Kaltim dan daerah lainnya.

Polsek Loa Janan, Polres Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan bimbingan penyuluhan (binluh) kepada warga sekitar dengan mendatangi sekaligus bersilaturahmi. Ini dimasksudkan tidak hanya sekadar melakukan binluh, tapi juga sebagai upaya pendekatan antara warga binaan dengan petugas Polres Kukar.

Bacaan Lainnya

Upaya mencegah karhutla dilakukan aktif  Polsek Loa Janan dengan memberikan penyuluhan dan pemasangan spanduk/baner tentang bahayanya karhutla kepada warga sekitar RT 07 Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kukar.

“Kegiatan binluh pencegahan ini dilakukan dengan cara mendatangi langsung para warganya dan menjelaskan aturan hukum terkait dengan karhutla,” terang Kabid Humas Kombes Pol Ade Yaya Suryana, ditemani Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting dan Kapolsek Loa Janan AKP Yasie.

Polda Kaltim mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak membakar hutan dan lahan, dan mengajak menjaga sekaligus mengawasi wilayahnya masing-masing dari kemungkinan musibah yang disebabkan oleh alam.

Terkait dengan itu, Presiden Ir H Joko Widodo pernah menyebut, kebakaran hutan dan lahan adalah karena ulah manusia, baik disengaja atau tidak. Motifnya ekonomi.

Beberapa wilayah di Indonesia yang terbilang kerap terjadinya kebakaran hutan, kata Presiden, diantaranya Provinsi Riau, Kalimantan Barat (Kalbar), dan lainnya. Orang nomor satu di Indonesia ini mengimbau agar waspada potensi karhutla.

Selain itu, Presiden meminta kepada aparat hukum agar tegas kepada pembakar hutan. “Saya minta, penegak hukum, tegas kepada pembakar hutan,” tekan Presiden Jokowi di vidcon siaran langsung yang ditayangkan sebuah televisi swasta nasional saat itu.*

Pos terkait