BALIKPAPAN, Kaltimku.id — Langkah untuk memastikan keamanan dan ketertiban di perairan serta pesisir Kalimantan Timur tetap terjaga terus dilakukan. Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kaltim menggelar Gelar Operasional Triwulan II Tahun 2026 — momen penting guna meninjau kinerja sekaligus mengeratkan kesiapan seluruh personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah laut, sungai, dan pesisir Kaltim.
Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan tugas selama tiga bulan terakhir. Bukan sekadar melihat angka capaian, gelar operasional juga menyoroti kendala yang muncul di lapangan, tantangan yang masih dihadapi, hingga meramu strategi agar kinerja periode mendatang makin tajam, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Berbagai aspek krusial menjadi sorotan utama: mulai dari ketepatan patroli di jalur perairan, pengamanan titik-titik pesisir strategis, ketegasan penegakan hukum, langkah pencegahan yang dilakukan lebih awal, hingga kualitas pelayanan yang disampaikan kepada masyarakat lewat program-program unggulan Ditpolairud Polda Kaltim.
Evaluasi sebagai Kunci Kinerja Lebih Baik
Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Kaltim, Kombes Pol Restika Pardamaean Nainggolan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa evaluasi adalah bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan tugas kepolisian — agar setiap langkah yang diambil benar-benar sesuai sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat.
“Gelar operasional ini menjadi sarana untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas selama Triwulan II, termasuk melihat capaian, kendala, serta tantangan yang dihadapi personel di lapangan,” tegas Restika.
Lebih dari itu, momen ini juga bertujuan menyatukan langkah dan pandangan seluruh jajaran Ditpolairud dalam membaca serta merespons dinamika kamtibmas yang terus berkembang di wilayah perairan dan pesisir.
“Yang paling utama adalah bagaimana hasil evaluasi ini dapat menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, profesionalisme, responsivitas, dan sinergitas personel dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujarnya.
Siap Hadapi Karakter Wilayah yang Luas dan Beragam
Restika juga mengingatkan karakter wilayah Kalimantan Timur yang memiliki garis pantai dan perairan cukup luas — menuntut kesiapan personel yang prima. Segala potensi gangguan keamanan maupun persoalan masyarakat di pesisir dan perairan harus mampu diantisipasi lewat patroli yang konsisten, langkah pencegahan, penegakan hukum tegas, serta pendekatan pelayanan yang ramah dan manusiawi.
“Personel harus mampu memahami perkembangan situasi kamtibmas dan cepat merespons setiap potensi gangguan yang terjadi di wilayah hukum perairan. Kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Selain menyelaraskan langkah di lingkungan internal, gelar operasional juga memperkuat ikatan kerja sama antar-personel. Semakin erat koordinasi, semakin terarah, cepat, dan tepat setiap tindakan kepolisian di wilayah perairan Kaltim.
Pelayanan Presisi, Responsif, dan Humanis
Ditpolairud Polda Kaltim menegaskan komitmen tak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan dan pendekatan kepada masyarakat guna menciptakan suasana aman dan tenteram.
“Komitmen kami adalah terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas secara presisi, responsif, dan humanis. Kami ingin memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan dan pesisir,” pungkas Restika.
Lewat Gelar Operasional Triwulan II Tahun 2026 ini, seluruh jajaran Ditpolairud Polda Kaltim bertekad makin tangkas menghadapi dinamika keamanan di perairan Kaltim, serta senantiasa menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, responsif, dan menyentuh hati masyarakat luas.***






