Sebuah babak baru telah dibuka untuk Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kalimantan Timur. Hj. Wahyu Hernaningsih Seno Aji kini resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Pelti Kaltim untuk periode 2026–2030. Prosesi penting ini berlangsung secara khidmat di tengah agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pelti 2026 yang digelar di Balikpapan.
Pelantikan kepemimpinan baru ini secara langsung dipimpin oleh Ketua Umum PP Pelti, Nurdin Halid. Momen bersejarah tersebut juga disaksikan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, yang turut menghadiri pembukaan Rakernas di Hotel Grand Senyiur Balikpapan pada Kamis, 30 April 2026, menambah bobot acara ini.
Visi Wakil Gubernur: Profesionalisme & Pembinaan Tenis Usia Dini di Kaltim
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Seno Aji menggarisbawahi profesionalisme sebagai pilar utama untuk kemajuan olahraga tenis di Bumi Etam. Ia mendorong kepengurusan Pelti Kaltim yang baru agar memprioritaskan program-program efektif, khususnya dalam pembinaan atlet usia dini. “Mencetak atlet berprestasi tinggi adalah tantangan, dan fondasi yang kuat sejak awal adalah kuncinya,” tegasnya.
Komitmen Kuat Wahyu Hernaningsih untuk Mengangkat Prestasi Tenis Kaltim
Setelah resmi mengemban jabatan, Wahyu Hernaningsih menegaskan tekadnya untuk meningkatkan daya saing tenis Kalimantan Timur di kancah regional, nasional, bahkan internasional. Ia menekankan pentingnya sinergi dan integritas dalam menjalankan organisasi. “Kami berkomitmen untuk mengambil langkah konkret dan mengajak seluruh komunitas pecinta tenis di Kaltim untuk berkolaborasi mewujudkan visi ini,” ujar Ketua Pengprov Pelti Kaltim yang baru tersebut.
Apresiasi dan Dukungan Penuh dari Ketua Umum PP Pelti
Ketua Umum PP Pelti, Nurdin Halid, turut menyampaikan apresiasinya yang tinggi. Ia melihat Wahyu Hernaningsih memiliki kapabilitas dan semangat juang yang besar untuk memajukan olahraga tenis di daerah. Nurdin Halid juga menegaskan bahwa kepemimpinan dalam dunia olahraga harus dinilai berdasarkan kompetensi dan visi, bukan berdasarkan gender.
Sorotan Rakernas Pelti 2026: Tenis Kembali Prioritas dalam DBON
Sementara itu, Rakernas Pelti 2026, yang dibuka oleh Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda Kemenpora, Usman Ali Mustofa, membawa kabar gembira bagi masa depan tenis nasional. Salah satu keputusan krusial adalah proyeksi kembalinya tenis sebagai cabang olahraga unggulan dalam revisi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Fokus utama pembinaan ke depan akan lebih intensif, diarahkan pada peningkatan kualitas atlet agar mampu bersaing di level tertinggi dan berpotensi lolos ke Olimpiade. Penguatan struktur pembinaan di tingkat daerah akan menjadi pondasi esensial untuk mencapai target ambisius ini.
Dengan kepemimpinan baru di bawah Hj. Wahyu Hernaningsih untuk periode 2026–2030, Pelti Kaltim diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta petenis unggulan serta mendongkrak prestasi olahraga tenis daerah di panggung nasional maupun internasional.






