Gantikan Purnomo, Irfan Taufik: Informasi dan Teknologi Menjadi Suatu Keharusan Dimanfaatkan Dunia Pendidikan

Kaltimku.id, BALIKPAPAN — Untuk membangun dunia pendidikan tentunya harus konsentrasi meningkatkan sarana dan prasarana (Sapras). Salah satunya adalah pemanfaatan Informasi dan teknologi sesuai dengan kemajuan zaman. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, S.Ag, M.Si, Jumat (3/3/2023).

“Mau tidak mau atau suka tidak suka hal tersebut harus kita laksanakan dan manfaatkan, karena dunia pendidikan berada di level pemanfaatkan informasi dan teknologi,” tegas Irfan Taufik di sela-sela pisah sambut dengan Purnomo M, S.Sos, MM Kadisdikbud terdahulu yang saat ini mendapat tugas baru di BKD Kota Balikpapan.

Bacaan Lainnya

Masih menurut Irfan Taufik yang mengenakan kaos berkerah merah, selain itu sinergi dan kolaborasi harus dibangun di Disdik. Bekerjasama dengan seluruh komponen masyarakat yang konsen dengan dunia pendidikan. Tentunya demi mengembangkan demi kemajuan dunia pendidikan.

Seperti halnya bekerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan yang ada di masyarakat misalnya Forum-Forum atau Organisasi yang mempunyai kepedulian terhadap dunia pendidikan. “Berkolaborasi yang paling dekat persoalan teknologi. Karena secara regulasi sudah diatur, tinggal implementasinya saja,” ujar mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Balikpapan ini.

Kemudian dalam waktu dekat, lanjutnya, adalah masalah penyerahan Seragam Sekolah kepada peserta didik yang melanjutkan ke SD dan SMP. Diharapkan tahun ajaran baru ini lebih cepat menyerahkannya, sebelum anak-anak masuk sekolah.

Masih kurangnya Tenaga Pendidik juga menjadi kendala terang Irfan lagi. Namun demikian apa penyebabnya, apakah gurunya berhenti, tapi honornya tetap jalan. Atau mungkin sejak dari awal memang kekurangan tenaga pendidik.

“Jika dunia pendidikan tidak bisa memenuhi kuota tenaga pendidik akan menjadi kendala untuk memajukan dunia pendidikan,” ungkap Irfan Taufik mengakhiri percakapannya dengan low profile.*

Jurnalis: Edy

Pos terkait