BALIKPAPAN, Kaltimku.id — Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Silaturahmi Keluarga Jawa Kalimantan (SiJAKA) Kota Balikpapan untuk masa bakti 2026–2030. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kaltim H Abdulloh SSos, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan di kota ini. Momen ini bukan sekadar serah terima jabatan, melainkan tonggak baru memperkokoh persaudaraan dan peran organisasi dalam mendorong kemajuan daerah.
Dalam sambutannya, Ketua DPD SiJAKA Kota Balikpapan yang baru dilantik, H. Yono Suherman ST SH, menegaskan bahwa prosesi hari ini jauh lebih dari sekadar seremoni. “Pelantikan adalah awal sebuah amanah. Ini harus kita pertanggungjawabkan bukan hanya kepada sesama anggota, tapi juga kepada seluruh masyarakat, pemerintah, dan tentunya kepada Allah SWT,” tegasnya.
Yono memaparkan, kepengurusan baru akan membawa SiJAKA hadir memberikan manfaat nyata: mulai dari memperkuat persatuan, melestarikan kearifan budaya, menyelenggarakan kegiatan sosial dan pendidikan, memberdayakan pelaku UMKM, membina generasi muda, hingga merangkul warga yang membutuhkan pertolongan.

Ia juga mengajak seluruh elemen organisasi berpegang teguh pada filosofi luhur Jawa “Rukun Agawe Sentosa, Crah Agawe Bubrah” – kerukunan melahirkan kekuatan, perpecahan membawa kehancuran. “Kita boleh datang dari latar belakang dan asal daerah yang berbeda. Namun begitu bergabung dalam SiJAKA, yang harus kita kedepankan hanyalah rasa persaudaraan. Ingat, organisasi tidak tegak berdiri karena hebatnya satu pemimpin, melainkan kokohnya kebersamaan kita semua,” ujarnya menggetarkan hati hadirin.
Sementara itu, pesan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) SiJAKA H. Saefuddin Zuhri SE MM yang dibacakan perwakilan mengingatkan bahwa jabatan adalah ladang pengabdian, bukan sarana pencarian kehormatan. “Hari ini bukan sekadar peresmian jabatan. Hari ini adalah hari dimulainya tugas melayani. Ukuran keberhasilan kita bukan seberapa banyak pengurus atau seberapa megah acara kita, melainkan seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan bagi masyarakat, seberapa kuat kita menjaga kerukunan, dan seberapa erat kita membantu pemerintah mewujudkan pembangunan,” bunyi pesan tersebut. DPP juga mengajak seluruh pengurus menjadikan semangat “Sayek Saekapraya” – gotong royong dan persatuan – sebagai budaya kerja sehari-hari.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud pun turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap SiJAKA mampu menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus perekat persatuan di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas kota ini.
“Selamat berjuang untuk amanah yang diemban. Semoga kalian bisa bersinergi erat dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Balikpapan,” ucap Rahmad.
Menurutnya, nilai-nilai budaya Jawa yang menjunjung tinggi kerukunan sangat selaras dengan karakter Balikpapan yang multietnis. “Kita semua adalah saudara di bawah bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jika kita terus-terusan membeda-bedakan suku, agama, dan asal-usul, mustahil daerah ini bisa melangkah maju. Justru keberagaman itulah yang selama ini menjadi kekuatan kita. Hampir di setiap keluarga di sini terdapat perpaduan berbagai latar belakang suku. Inilah modal utama yang harus kita jaga bersama,” tegasnya penuh semangat.
Acara pelantikan ini pun berakhir hangat, menjelma menjadi ajang silaturahmi yang mempererat tali persaudaraan antarunsur masyarakat dan pemerintah – sebuah langkah nyata menuju kolaborasi yang lebih kokoh untuk Balikpapan yang makmur dan bersatu.***







