Lapak Pasar Ramadan “Gubah” Sudah Siap

Berita Kaltim Terkini - Lapak Pasar Ramadan “Gubah” Sudah Siap
Tampak lapak-lapak yang sudah disediakan pengelola pasar ramadan di sisi Jalan Ruhui Rahayu, dekat Lapangan Sepak Bola Gunung Bahagia (Gubah), Balikpapan Selatan. Hanya tinggal memasang atapnya saja. (kaltimku.id)

Kaltimku.id, BALIKPAPANSebagian penjual yang berminat menjajakan makanan pembuka di bulan puasa di sisi Jalan Ruhui Rahayu, Ring Road atau dekat Lapangan Sepak Bola Gunung Bahagia (Gubah), sepertinya sudah agak tenang, karena lapak-lapak untuk menjajakan beragam takjil itu sudah dipersiapkan pengelola pasar ramadan.

Kurang lebih sepekan lagi, bulan suci Ramadan akan tiba, bisa dipastikan umat muslim akan menjalankannya, diantaranya tarawih berjamaah yang sudah diizinkan pemerintah, namun dengan syarat mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Selain itu, menjalankan kewajiban berpuasa. “Jika ada pasar ramadan, lumayan. Kalau yang sibuk ga perlu repot-repot bikin kue buat buka puasa, beli aja,” ujar Pipit, Ibu beranak tiga yang mengaku senang adanya pasar ramadan 1442 Hijriah atau 2021 tahun ini.

Salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini mengungkapkan, kadang kala waktunya agak tersita dengan pekerjaan rumah atau di luar. Karena itu, merasa terbantu dengan adanya pasar ramadan. Apalagi di pasar yang adanya setahun sekali itu menjajakan berbagai makanan ringan dan berat, tergantung selera dan keinginan.

Pasar Ramadan itu disediakan dekat Lapangan Sepak Bola kawasan Gunung Bahagia (Gubah), di sisi Jalan Ruhui Rahayu Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur (Kaltim). Kawasan ini hampir setiap tahun dijadikan wadah berjualan takjil pada bulan ramadan.

Setahun lalu, ketika awal-awal datangnya virus Corona, pemerintah tidak mengizinkan membuka lapak pasar ramadan. Pasalnya akan terjadi kerumunan masa yang dikhawatirkan munculnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Meski pemerintah dan pihak terkait sudah memberi izin untuk membuka lapak dan masyarakat diperbolehkan berjualan di pasar ramadan, namun dianjurkan harus mematuhi prokes, seperti memakai masker.

Selain itu, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Ini dimaksudkan agar bisa memutus rantai penyebaran virus Covid-19.*

Pos terkait