Mau Investasi Kripto Tapi Gaptek? Simak Penjelasannya

belajar investasi kripto

SAAT ini banyak orang mulai tertarik untuk berinvestasi pada uang digital yang biasa kita sebut sebagai mata uang Cryptocurrency atau mata uang kripto. Namun tidak sedikit para pemain Kripto mengalami kerugian akibat tidak mempelajari terlebih dahulu atau sekedar ikut-ikutan saja.

Pada umumnya orang hanya mengetahui mata uang Kripto seperti Bitcoin, padahal ada puluhan jenis Kripto yang beredar saat ini, contohnya saja seperti Ethereum, Doge, Litecoin dan masih banyak lagi.

Masing-masing jenis coin kripto memiliki nilai jual yang berbeda, hal tersebut dipengaruhi oleh banyaknya kebutuhan pasar. Setiap jenis coin kripto tentunya memiliki jumlah suplai dimana hal tersebut yang akan mempengaruhi nilai pasar. Jika pembeli semakin banyak, namun suplai mulai menipis otomatis harga akan terus naik.

Jadi tinggi dan rendahnya nilai coin Kripto ditentukan oleh minat pasar

Hal-hal yang perlu kamu ketahui sebelum investasi Kripto

1. Marketplace Kripto Di Indonesia

perbedaan listing coin indodax dan tokocrypto

Marketplace Kripto merupakan sebuah market dimana kita bisa membeli dan menjual jenis coin kripto yang kita miliki. Namun ketersediaan jenis coin pada market tentunya berbeda-beda. Contohnya saja salah satu market kripto populer di Indonesia yaitu Tokocrypto menyediakan coin kripto bernama LRC, namun di market lain seperti Indodax coin LRC tidak ditemukan.  Itu sebabnya setiap market memiliki perbedaan daftar coin yang berbeda-beda.

2. Perbedaan Coin dan Token Kripto

Secara sederhana coin dan token memiliki perbedaan yang sangat sederhana, dimana coin kripto adalah jenis coin yang bisa ditambang/mining, sedangkan token kripto tidak bisa di mining.

Token kripto bersifat menumpang pada satu jaringan/network seperti jaringan ETH atau Binance untuk melakukan transaksi. Sederhananya token merupakan coin yang baru muncul dimana para developer dapat menghemat pengeluaran dana dengan menumpang pada salah satu jaringan tersebut.

Jika coin kripto memiliki nilai pasar, Token kripto juga memiliki nilai pasar namun nilainya terbilang cukup rendah karena terbilang baru.

Contoh token Kripto saat ini yaitu Shiba Inu, Moonpirate dan Little Rabit

Tidak menutup kemungkinan sebuah token dapat di tambang jika komunitas/kebutuhan pasarnya benar-benar besar. Salah satu contohnya adalah Token Shiba Inu yang saat ini sudah bisa di tambang.

3. Istilah-istilah umum dalam Kripto

contoh dump pada kripto

DUMP adalah istilah dimana harga jenis coin turun drastis dalam satu waktu, penurunan harga bisa terjadi hingga 100% dalam waktu 1 detik

PUMP adalah istilah dimana harga jenis coin naik secara drastis dalam satu waktu, kenaikan harga bisa terjadi hingga 100% dalam waktu 1 detik

RUG sendiri sering disebutkan oleh pemain token kripto, dimana token yang mereka beli merupakan scam/penipuan. Bisa juga berarti pembuat token membawa kabur aset para investor. Contoh lain dari RUG adalah token tersebut bisa dibeli namun tidak bisa dijual.

contoh bullish pada kripto

– BULLISH merupakan istilah dimana harga naik terus menerus. Berbeda dengan istilah PUMP, Bullish memiliki kenaikan harga secara perlahan  namun dalam jangka waktu yang panjang, misalnya saja dalam 3 jam terakhir satu jenis coin harganya terus naik.

– BEARISH merupakan kebalikan dari Bullish, dimana harga terus turun dalam jangka waktu yang panjang.

contoh market sideways

SIDEWAYS merupakan istilah yang paling sering digunakan, dimana harga coin kripto memiliki harga yang stabil dalam jangka waktu yang panjang.

Whale adalah sebutan bagi para pedagang atau trader dalam pasar kripto. Istilah ini untuk menggambarkan para trader yang memiliki aset kripto dalam jumlah besar, atau minimal 5 persen dari keseluruhan aset digital yang disimpan.

FUD adalah singkatan dari Fear, Uncertainty, and Doubt. FUD adalah strategi investor yang ingin menurunkan harga koin kripto agar mereka bisa membelinya dengan harga murah. Biasanya FUD sering terjadi dengan isu-isu/berita miring mengenai harga kripto tersebut, sehingga membuat ketakutan para investor dan berakibat penjualan masal coin kripto.

4. Apa itu Airdrop pada Kripto?

Airdrop adalah istilah yang akan sangat sering kamu temui jika kamu bermain kripto. Airdrop merupakan pemberian token gratis bagi siapa saja yang baru bergabung. Airdrop sendiri biasanya digunakan oleh token-token baru untuk menarik minat para pemain kripto, ibaratnya ini adalah salah satu marketing untuk mempromosikan token tersebut.

Namanya token baru tentunya token tersebut belum memiliki nilai harga jual, namun tidak akan ada yang tau apakah token tersebut nantinya akan booming atau sama sekali tidak laku di pasaran.

5. Keuntungan dan Kerugian ada di tanganmu

Banyak sekali tips-tips mengenai mengelola aset kripto, namun menurut pendapat penulis setiap keputusan yang kamu ambil adalah keputusan kamu sendiri dan bukan sekedar ikut-ikutan.

Ada baiknya bagi kamu yang pemula jangan terlalu banyak membeli jenis coin yang berbeda, coba fokus pada 1-3 jenis coin dan analisa sendiri. Kunci utamanya adalah jangan membeli coin kripto dengan harga tertinggi, kamu bisa membandingkan analisa chart 1-7 hari terakhir untuk menemukan harga tertinggi dan terendah.

Tidak ada aturan yang baku untuk memprediksi harga coin,  karena harga jenis kripto bersifat global jadi secara tidak langsung kamu harus bisa memprediksi melalui berita-berita yang ada.

Pos terkait