Pasien Sembuh Covid-19 di Samarinda 82 Orang

Salah seorang petugas memberi masker kepada pengendara motor. (ist)

Kaltimku.id, BALIKPAPAN – Perlahan pasien sembuh dari Covid-19 di wilayah Kota Samarinda, Kalimantan Timur terus bertambah. Pada Sabtu (24/4/2021) bertambah 82 orang. Dalam sepekan terakhir ini tambahannya mencapai 286 orang, sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 12.155 pasien.

Tambahan pasien sembuh 82 orang ini merupakan tertinggi dibanding kabupaten/kota lainnya di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Selain Samarinda, Kota Balikpapan menambah pasien sembuh 35 orang.

Bacaan Lainnya

Kabupaten Paser/Grogot, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim), masing-masing 30, 28, dan 27 pasien sembuh. Kabupaten Berau, Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), 17, 11, dan 9 pasien.

Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bertambah 7 pasien. Sedangkan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), tidak ada tambahan sama sekali, baik kasus terkonfirmasi, pasien sembuh maupun pasien yang meninggal dunia.

Sehingga, jumlah pasien sembuh se Kaltim sebanyak 64.201 orang setelah ditambah 246 orang pada hari yang sama.

Sementara, kasus terkonfirmasi Covid-19 se Kaltim berjumlah 67.731 setelah ditambah 149 kasus pada hari yang sama dan pasien meninggal dunia berjumlah 1.613 orang se kabupaten/kota di Kaltim.

Terkait dengan penanganan Covid-19, khususnya di wilayah Kota Samarinda, Personel Polsek kawasan Pelabuhan Samarinda melaksanakan Operasi Yustisi kepada masyarakat yang sedang melintas di depan pintu pelabuhan.

Jajaran Polda Kaltim, Polresta Samarinda ini mengingatkan kepada masyarakat, agar tetap mematuhi penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Kami melakukan berbagai upaya pencegehan penyebaran Covid-19, karena sampai saat ini Covid-19 belum berakhir,”  kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda Kompol Angga Indarta, didampingi Kanit Shabara Iptu Danovan.

Masyarakat diminta agar selalu menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabu di air mengalir, tidak berkerumun dan mengurangi keluar rumah jika tidak perlu plus menerima vaksi.*

Pos terkait