BALIKPAPAN, Kaltimku.id – Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang digelar 20–23 Agustus di JICC Jakarta menjadi panggung kebanggaan bagi UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan. Lima UMKM mitra tampilkan produk unggulan dan meraih apresiasi luas hingga capaian penjualan lebih dari Rp80 juta.
Mengusung semangat “Beudaya Meusare Sare” (Berdaya, Bersama-Sama), KKI 2026 diresmikan Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga. Tema tahun ini: “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, dengan dukungan 27 kementerian/lembaga serta 34 mitra strategis. Kini memasuki penyelenggaraan ke-11, KKI diikuti lebih dari 550 UMKM secara luring dan 1.300 secara daring.
KPwBI Balikpapan turut serta dengan lima UMKM: kategori wastra & busana siap pakai — Batik Sekar Buen (PPU), Batik Poyung, dan Batik Zahro (Balikpapan); serta makanan & minuman olahan — Salakilo dan Kampoeng Timur. Produk wastra menarik perhatian Ketua Dekranasda Kaltim Hj. Syarifah Suraidah Rudy Mas’ud, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Komisaris Utama GoTo Agus D.W. Martowardojo, dan tokoh nasional lainnya.
Batik Poyung tampilkan desain kontemporer bermotif ampiek, Batik Zahro inovasi pewarna alami limbah kayu Bangkirai, dan Batik Sekar Buen angkat motif alam & budaya Borneo seperti enggang dan anggrek hitam. Ketiganya lolos kurasi ketat berkat penguatan kapasitas melalui workshop desain, pewarnaan, dan pasar yang difasilitasi BI Balikpapan.
Selama pameran, produk wastra & busana mencatatkan penjualan lebih dari Rp80 juta. Sementara UMKM makanan-minuman mendapat peluang business matching dengan pembeli dari Australia, Tiongkok, Taiwan, Afrika, AS, dan Singapura — membuka jalan ekspor dan perluasan pasar.
Meski pameran luring telah berakhir, masyarakat masih bisa mendukung UMKM melalui platform daring www.karyakreatifindonesia.co.id. Mari bersama dukung produk lokal agar UMKM semakin naik kelas dan berdaya saing!***







