5 Ton Benih Padi Dibagikan, Lahan Petani HST Masih Ada yang Terendam Banjir

Kaltimku.id, BARABAI — Stok benih padi 5 ton yang disiapkan Dinas Pertanian Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), sudah dibagikan ke para petani yang lahannya puso akibat banjir. Pendistribusiannya melalui kelompok tani yang dapat skala prioritas duluan.

“Penyerahan bantuan bibit padi itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati HST, H Aulia Oktafiandi pada Puncak Hari Jadi ke 62 Kabupaten HST 24 Desember 2021 lalu,” ucap Kepala Dinas Pertanian HST, Budi Satrya.

Bacaan Lainnya

Disambangi awak media ini di Kota Barabai, 5 Januari 2022, Budi menyebut, para petani yang duluan menerima bantuan benih ada di enam desa di Kecamatan Batu Benawa. Sedang petani di kecamatan lainnya menunggu bantuan bibit dari provinsi atau pemerintah pusat.

Kenapa para petani di Batu Benawa dapat pembagian bibit duluan? Budi menyebut, karena letak areal sawah mereka lebih tinggi. Airnya juga cepat turun dan mengering.

Berbeda dengan sawah-sawah petani di daerah hilir DAS (Daerah Aliran Sungai) Benawa. Seperti misalnya di daerah kecamatan Pandawan, Haruyan dan di wilayah Labuan Amas Utara (LAU) yang sebagian lahan sawah mereka masih terendam banjir.

Banjir besar di wilayah HST bulan November 2021 seperti diketahui merendam ribuan hektare sawah dan perkebunan warga. Karena itu, sebagian besar lahan persemaian dan tanaman padi rusak termasuk banyak pula lahan puso atau petani gagal panen di sejumlah kecamatan.

Walau begitu, Dinas Pertanian HST sudah menyiapkan pengadaan 5.000 kg atau 5 ton benih padi sebagai antisipasi lahan puso yang terdampak banjir. Stok bibit 5 ton itulah yang sudah didistribusikan ke para petani yang lahannya puso lantaran diterjang banjir.

Persoalannya, menurut Budi, stok benih 5 ton itu belum mencukupi. Masih banyak lahan puso para petani yang sangat perlu adanya tambahan persediaan bibit, terlebih masih adanya lahan-lahan yang terendam banjir.

Berkaitan itu, Budi Satrya sangat berharap kepada Dinas Pertanian Provinsi Kalsel untuk segera merealisasikan bantuan pengadaan bibit tambahan.

“Kami berharap dan terus koordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi untuk secepatnya memberikan bantuan tambahan bibit,” katanya seraya menimpali persediaan benih sangat diperlukan agar lahan lahan tidak puso, sehingga para petani tidak harus gagal panen pada musim tanam (MT) 2021/2022 ini.*

(JJD, Wartawan Senior Kalimantan)

Pos terkait