Dampak El Nino, PTMB Sebut 38 Ribu Sambungan Rumah Terdampak Penurunan Debit Air Baku

Dampak El Nino, PTMB Sebut 38 Ribu Sambungan Rumah Terdampak Penurunan Debit Air Baku

BALIKPAPAN, Kaltimku.id — Dampak fenomena cuaca El Nino kian nyata dirasakan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) mengungkapkan, penurunan curah hujan yang tajam dan tingginya tingkat penguapan air akibat suhu udara yang meningkat telah menyebabkan menyusutnya debit air baku di sejumlah sumber pasokan. Kondisi ini berpotensi mengganggu pelayanan air bersih bagi sekitar 38 ribu sambungan rumah di berbagai wilayah kota.

 

Bacaan Lainnya

Penurunan Debit Air Baku Jadi Tantangan Utama

Manajemen PTMB menjelaskan bahwa sumber air baku yang menjadi tumpuan pelayanan di Balikpapan saat ini mengalami penurunan debit yang cukup signifikan dibandingkan periode tahun-tahun sebelumnya pada waktu yang sama. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh El Nino yang memperpanjang masa kemarau dan mengurangi pasokan air hujan yang mengisi waduk dan aliran sungai.

“Kondisi ini memaksa kami untuk menata ulang pola operasional dan distribusi air bersih ke pelanggan. Penurunan debit air baku otomatis membatasi jumlah air yang bisa kami produksi dan salurkan ke masyarakat,” ujar Direktur Teknik PTMB, Mohamad Kohirudin, S.T, didampingi Direktur Operasional Ir. Ali Rachman AS, S.T., M.T dan sejumlah staf PTMB saat jumpa pers di Lobby Pemkot Balikpapan, Senin (7/9/2026).

Direktur Teknik PTMB

 

Pengaturan Distribusi dan Imbauan Hemat Air

Untuk menjaga agar dampak terhadap pelanggan tidak meluas, PTMB menyatakan akan melakukan penyesuaian jam operasional maupun tekanan air di beberapa wilayah yang terdampak paling berat. Pengaturan ini dilakukan agar ketersediaan air yang ada tetap bisa menjangkau sebanyak mungkin pelanggan secara bergilir dan merata.

PTMB juga meminta dukungan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengurangi pemakaian air yang tidak perlu. Imbauan ini ditujukan untuk mengantisipasi terjadinya krisis air yang lebih parah jika kondisi cuaca belum segera membaik.

“Penghematan air dari rumah tangga adalah langkah paling efektif yang bisa dilakukan saat ini. Setiap tetes air yang dihemat berarti membantu pelanggan lain yang juga membutuhkan,” tambah Kohirudin.

 

Langkah Mitigasi dan Pemantauan Berkelanjutan

Selain mengatur distribusi, PTMB juga terus berupaya memperkuat langkah mitigasi, antara lain dengan memantau perkembangan debit air baku setiap hari, meninjau ulang efisiensi sistem penyaluran, serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi skenario terburuk jika kekeringan berlangsung lebih lama dari perkiraan.

Masyarakat diharapkan memantau informasi resmi dari PTMB untuk mengetahui perkembangan terkini, termasuk jadwal pengisian air atau penyesuaian pelayanan di wilayah masing-masing.

Dengan adanya keterlibatan dan kesadaran bersama, diharapkan dampak El Nino terhadap ketersediaan air bersih di Balikpapan dapat dikelola dan diminimalisir dengan baik.***

Pos terkait