Ditpolairud Polda Kaltim Gandeng Duta PEPILINGASIH: Edukasi & Tanam 300 Bibit Mangrove di Pesisir Balikpapan

Ditpolairud Polda Kaltim Gandeng Duta PEPILINGASIH: Edukasi & Tanam 300 Bibit Mangrove di Pesisir Balikpapan

BALIKPAPAN, Kaltimku.id – Suasana kawasan Mangrove Ditpolairud Polda Kalimantan Timur terasa hidup dan penuh semangat, Sabtu (29/8/2026). Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kaltim mengajak generasi muda untuk turun langsung menjaga kelestarian lingkungan pesisir, melalui kegiatan edukasi sekaligus aksi penanaman bibit mangrove bersama Duta PEPILINGASIH Kota Balikpapan.

Kegiatan ini mempertemukan Duta PEPILINGASIH (Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih) Kota Balikpapan Tahun 2025 beserta para finalis Duta PEPILINGASIH Tahun 2026. Bukan sekadar mendengarkan teori, para peserta diajak menyelami langsung dunia ekosistem bakau — mulai mengenal berbagai jenis tanaman mangrove, tata cara penyemaian bibit, hingga teknik penanaman yang benar dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Personel Ditpolairud Polda Kaltim memandu para peserta, menjelaskan peran vital mangrove yang sering kali tidak disadari sepenuhnya. “Ekosistem mangrove bukan sekadar hutan di tepi air. Ia adalah benteng alami pelindung pesisir dari abrasi sekaligus rumah bagi beragam biota laut yang hidup dan berkembang biak di sana,” ungkap perwakilan Ditpolairud di lokasi kegiatan.

Setelah memahami teori dan praktik, puluhan peserta langsung turun ke lahan dan menanam 300 bibit mangrove. Aksi ini bukan sekadar simbolik — setiap bibit yang tertanam adalah janji untuk menjaga lingkungan lewat tindakan nyata, bukan hanya kata-kata.

“Kami ingin menumbuhkan kepedulian generasi muda agar tidak hanya menjadi duta secara nama, tetapi benar-benar menjadi teladan dan penggerak di tengah masyarakat,” tegas perwakilan Ditpolairud.

Balikpapan yang memiliki garis pantai panjang dan kekayaan ekosistem pesisir, sangat membutuhkan peran aktif pemuda untuk menjaga kelestariannya. Oleh karena itu, para peserta didorong membawa ilmu yang didapat ke lingkungan masing-masing — ke sekolah, komunitas, dan lingkungan tempat tinggal.

“Edukasi hari ini tidak boleh berhenti di sini. Sampaikan kembali apa yang kalian pelajari kepada teman-teman dan warga sekitar. Semakin banyak yang peduli, semakin kuat pula upaya kita menjaga pesisir ini,” tambahnya.

Mangrove memiliki peran strategis: menahan abrasi pantai, menyaring kualitas air, menjadi habitat ikan dan hewan lainnya, serta menyerap karbon. Semakin luas dan sehat hutan mangrove, semakin tangguh pula kawasan pesisir menghadapi perubahan iklim.

Ditpolairud Polda Kaltim menegaskan komitmen untuk terus membangun sinergi dengan generasi muda dan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan hari ini hanyalah salah satu langkah nyata — agar kawasan pesisir Balikpapan tetap asri, bersih, dan lestari untuk generasi mendatang.

Suasana kegiatan berjalan hangat, edukatif, dan penuh antusiasme. Seluruh rangkaian berjalan lancar dan aman. Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, benih kepedulian lingkungan turut ditanam di hati para duta lingkungan masa depan.***

Pos terkait