HUT ke-25 Presidium Dewan Adat, Bupati Kubar Ajak Jaga Warisan Leluhur

HUT ke-25 Presidium Dewan Adat, Bupati Kubar Ajak Jaga Warisan Leluhur

Ringkasan Berita:

  • Presidium Dewan Adat (PDA) Kutai Barat merayakan hari jadinya yang ke-25 pada 21 Juli 2026.
  • Bupati Kubar Frederick Edwin menegaskan komitmen pemerintah untuk bersinergi dengan lembaga adat dalam melestarikan budaya.
  • Peringatan ini menjadi momentum untuk mengajak generasi muda agar lebih mencintai adat dan budaya lokal.

SENDAWAR— Kaltimku.id — Presidium Dewan Adat (PDA) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) merayakan hari jadinya yang ke-25 pada Selasa (21/7/2026). Dalam acara yang digelar di Kantor PDA, Bupati Kubar Frederick Edwin menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bersinergi dengan lembaga adat demi melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal.

Peringatan ini dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Kubar periode 2006–2016, Ismail Thomas, Sekretaris Daerah Erick Victory, dan Ketua TP PKK Kubar Maria Christina Mozes Edwin. Turut hadir pula unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Bacaan Lainnya

Acara diawali dengan pembacaan sejarah singkat berdirinya PDA pada 21 Juli 2001. Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin mengapresiasi dedikasi para pendiri dan seluruh pengurus yang telah menjaga eksistensi lembaga adat di Kubar selama seperempat abad.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan pribadi, saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-25 Presidium Dewan Adat Kabupaten Kutai Barat. Semoga semakin maju, semakin kuat, serta terus menjadi garda terdepan dalam menjaga adat, budaya, dan persatuan masyarakat Kutai Barat,” ujar Frederick.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak semua yang hadir untuk mengenang jasa para pendiri, almarhum Yustinus Dullah dan almarhum F.V. Munthi. Penghargaan turut diberikan kepada Ismail Thomas yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam memperkuat kelembagaan adat di Kubar.

Menurut Frederick, PDA tidak hanya berfungsi sebagai pelestari budaya, tetapi juga menjadi perekat persatuan masyarakat di tengah perkembangan zaman. “Melalui peringatan HUT ke-25 ini, saya mengajak seluruh pengurus, tokoh adat, dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan warisan budaya leluhur, serta menanamkan kecintaan terhadap adat dan budaya kepada generasi muda,” katanya.

Sementara itu, Ketua Presidium Dewan Adat Kubar, Yurang, menyampaikan terima kasih atas dukungan konsisten dari Pemerintah Kabupaten Kubar. Menurutnya, sinergi ini menjadi modal penting untuk menjaga dan mengembangkan adat serta budaya di tengah dinamika pembangunan daerah.

Ia berharap hubungan baik antara pemerintah dan lembaga adat terus diperkuat sehingga nilai-nilai budaya warisan leluhur tetap terpelihara dan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya. (ADV/Diskominfo Kubar)

Pos terkait