Warga Linggang Bangun Sari Kini Bisa Urus BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Desa

Warga Linggang Bangun Sari Kini Bisa Urus BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Desa

Ringkasan Berita:

  • Pemerintah Kampung Linggang Bangun Sari di Kutai Barat menggelar sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan untuk warganya.
  • Beberapa layanan administrasi BPJS Ketenagakerjaan kini bisa diakses melalui kantor kampung, sehingga warga tidak perlu ke Barong Tongkok.
  • Program ini memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan kerja, termasuk dalam perjalanan, serta santunan kematian.

SENDAWAR— Kaltimku.id — Pemerintah Kampung (Pemkam) Linggang Bangun Sari, Kutai Barat, menggelar sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai pentingnya jaminan sosial bagi pekerja. Salah satu hasil utamanya, kini sebagian layanan administrasi bisa diurus langsung di kantor desa.

Kegiatan yang diadakan di Balai Kampung Linggang Bangun Sari pada Selasa (21/7/2026) ini dihadiri oleh perangkat kampung, tokoh adat, petugas BPJS Ketenagakerjaan, dan puluhan warga.

Bacaan Lainnya

Kepala Kampung Linggang Bangun Sari, Sulaiman, mengatakan sosialisasi ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk memberi edukasi sekaligus mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat. “Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial saat bekerja,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, petugas BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Kutai Barat, Fahmi, menjelaskan berbagai manfaat yang didapat peserta. Manfaat itu mencakup perlindungan atas risiko kecelakaan kerja, bahkan saat perjalanan menuju atau pulang dari tempat kerja, hingga santunan kematian.

Namun, informasi yang paling disambut baik warga adalah kemudahan akses layanan. Fahmi menegaskan, masyarakat Linggang Bangun Sari kini tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke kantor cabang BPJS di Barong Tongkok untuk semua urusan.

“Sekarang masyarakat tidak harus jauh-jauh ke Barong Tongkok untuk melakukan pembayaran atau mengurus layanan tertentu. Beberapa pelayanan sudah dapat difasilitasi melalui kantor kampung sehingga lebih mudah dan menghemat waktu masyarakat,” jelas Fahmi, yang mewakili Kepala BPJS cabang Kutai Barat Wahyu Supriono.

Penanggung jawab BPJS di Kampung Linggang Bangun Sari, Lily, mengatakan antusiasme masyarakat terlihat sejak sesi diskusi hingga setelah acara selesai. Warga aktif meminta penjelasan mengenai tunggakan iuran, perpindahan fasilitas kesehatan (faskes), kelas perawatan, hingga prosedur penggunaan BPJS dalam kondisi darurat.

“Setelah sosialisasi selesai, cukup banyak warga yang langsung mengurus pendaftaran maupun menanyakan status kepesertaan mereka. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan BPJS semakin meningkat,” katanya.

Menurut Lily, edukasi secara langsung seperti ini menjadi langkah efektif karena masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar sekaligus menyelesaikan berbagai kendala administrasi yang selama ini belum dipahami.

Dengan adanya kemudahan ini, Pemkam Linggang Bangun Sari berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan agar mendapat perlindungan saat menghadapi risiko dalam bekerja. (ADV/Diskominfo Kubar)

Pos terkait