Ringkasan Berita:
- Sebanyak 72 pelajar SD dan SMP dari Kutai Barat mengikuti Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi (OSN-P) 2026.
- Para siswa bersaing dalam bidang Matematika, IPA, dan IPS untuk memperebutkan tiket menuju OSN tingkat nasional.
- Seleksi digelar secara online di SD Transformasi, Barong Tongkok, karena dinilai memiliki fasilitas teknologi yang memadai.
SENDAWAR— Kaltimku.id — Sebanyak 72 pelajar dari jenjang SD dan SMP di Kabupaten Kutai Barat mengikuti seleksi Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) 2026. Mereka bersaing untuk memperebutkan tiket menuju kompetisi di tingkat nasional. Ajang seleksi ini dipusatkan di SD Transformasi, Kampung Belempung Ulaq, Kecamatan Barong Tongkok. Para peserta merupakan siswa-siswi terbaik yang sebelumnya telah lolos seleksi di tingkat kabupaten.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat, Seri Wahyuni, merinci bahwa peserta terdiri dari 18 siswa SD dan 54 siswa SMP. Mereka berkompetisi pada tiga bidang lomba, yaitu Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
“Untuk jenjang SD, seleksi tingkat provinsi dilaksanakan pada 20 Juli 2026, sedangkan jenjang SMP berlangsung pada 23 Juli 2026,” jelas Seri Wahyuni pada Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, OSN bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis para siswa. Ia pun mengapresiasi antusiasme sekolah dan peserta yang terus meningkat setiap tahun, yang menandakan tumbuhnya budaya prestasi di Kutai Barat.
“Kami berharap anak-anak Kutai Barat mampu bersaing dengan peserta dari kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur. Semoga mereka dapat memberikan hasil terbaik dan melangkah hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.
Seri Wahyuni menambahkan, OSN merupakan program dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Peran Disdikbud Kutai Barat adalah mendampingi pelaksanaan di daerah dan memastikan semua tahapan seleksi berjalan lancar. Pelaksanaan ujian secara online di SD Transformasi pun dipilih karena dukungan fasilitas teknologi yang memadai.
Keikutsertaan para pelajar ini telah ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat Nomor 900.1/9235/Um-Um/DPK-II/VII/2026. Pemerintah daerah berharap ajang ini dapat melahirkan generasi muda berprestasi yang akan mengharumkan nama Kutai Barat. (ADV/Diskominfo Kubar)






