Bukan Sekadar Tarian Inilah Kunci Sukses Pendidikan Karakter Di Balikpapan

Suasana Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome berubah semarak oleh gelak tawa dan semangat ratusan anak-anak dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) se-Kota Balikpapan. Mereka bukan sekadar tampil dalam Pentas Seni, melainkan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah kota terhadap pendidikan karakter anak usia dini sebagai investasi masa depan.

Fondasi Krusial di Usia Emas

Acara yang digelar pada Selasa (19/5/2026) ini menjadi panggung bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri. Menurut Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Agus Budi, kegiatan semacam ini adalah fondasi esensial dalam proses tumbuh kembang. “Pentas seni ini merupakan bagian integral dari pembentukan rasa percaya diri, kreativitas, dan keberanian anak sejak dini,” tegasnya. Momen ini dipandang sebagai tahap krusial untuk menanamkan nilai-nilai positif pada periode usia emas anak.

Bacaan Lainnya

Manfaat Holistik Pentas Seni bagi Anak

Dari sudut pandang psikologi perkembangan, panggung pentas seni memberikan stimulasi yang jauh lebih kompleks daripada sekadar hiburan. Partisipasi anak dalam kegiatan ini terbukti membawa dampak positif yang holistik, meliputi:

  • Mengasah Kepercayaan Diri: Tampil di hadapan orang banyak, terutama orang tua, adalah latihan ampuh untuk mengatasi rasa malu dan membangun keberanian.
  • Meningkatkan Keterampilan Sosial: Selama proses latihan, anak-anak belajar bekerja sama dalam tim, berkomunikasi, dan menghargai peran teman-temannya.
  • Merangsang Kreativitas dan Ekspresi: Melalui tarian, nyanyian, dan drama, anak mendapatkan wadah untuk menyalurkan imajinasi dan mengekspresikan emosi secara konstruktif.

Sinergi Tiga Pilar: Sekolah, Keluarga, dan Pemerintah

Keberhasilan pendidikan karakter anak usia dini tidak dapat dibebankan pada satu pihak. Agus Budi menyoroti pentingnya sinergi antara tiga pilar utama: sekolah, keluarga, dan pemerintah. “Dukungan orang tua dan bimbingan guru di sekolah adalah kunci. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi ruang-ruang kreatif seperti ini,” tambahnya. Komitmen ini selaras dengan upaya Balikpapan mempertahankan predikat sebagai Kota Layak Anak (KLA) dengan menyediakan lingkungan yang suportif bagi tumbuh kembang generasi penerus.

Melalui investasi pada kegiatan yang mendidik dan menyenangkan, Pemkot Balikpapan menunjukkan bahwa menyiapkan generasi masa depan yang cerdas, kreatif, dan berkarakter kuat dimulai dari panggung-panggung kecil yang penuh makna.

Pos terkait