Cegah Kecelakaan Sungai, Ditpolairud Polda Kaltim Turun Langsung Edukasi Warga dan Anak-anak di Muara Pahu

Cegah Kecelakaan Sungai, Ditpolairud Polda Kaltim Turun Langsung Edukasi Warga dan Anak-anak di Muara Pahu

KUTAI BARAT, Kaltimku.id – Untuk menekan angka kecelakaan di perairan, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur memilih pendekatan preventif lewat edukasi langsung ke masyarakat. Sabtu (18/7/2026), personel Markas Unit Patroli Muara Pahu turun ke lapangan di Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada warga.

Kegiatan ini difokuskan bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, dengan perhatian khusus kepada anak-anak yang kerap bermain di tepian maupun berenang di sungai. Petugas dengan sabar mengingatkan: jangan pernah membiarkan anak-anak bermain atau berenang di sungai tanpa pendampingan orang dewasa, guna mengantisipasi bahaya yang bisa datang sewaktu-waktu.

Bacaan Lainnya

Tak sekadar berbicara langsung dengan warga, petugas juga memasang spanduk berisi pesan keselamatan di dermaga Pelabuhan Muara Pahu. Harapannya, pesan ini terus teringat oleh setiap orang yang beraktivitas maupun melintas di jalur transportasi sungai.

Direktur Polairud Polda Kaltim menegaskan bahwa pencegahan lewat edukasi adalah kunci utama untuk menekan risiko kecelakaan di perairan.

“Keselamatan sungai bukan tugas polisi saja, melainkan tanggung jawab kita semua. Itulah kenapa kami terus berkeliling menyampaikan pemahaman tentang risiko dan pentingnya disiplin keselamatan saat beraktivitas di air,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebiasaan aman harus ditanamkan sejak dini. “Kami mengajak seluruh orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak. Kepatuhan pada aturan dan kepedulian sesama adalah kunci paling ampuh mencegah musibah di sungai,” tambahnya.

Ditpolairud Polda Kaltim menegaskan kegiatan serupa akan terus digelar di berbagai titik perairan se-Kalimantan Timur, sebagai wujud nyata perlindungan dan pelayanan bagi masyarakat. Lewat langkah ini, diharapkan kesadaran warga semakin tumbuh, sehingga setiap aktivitas di sungai berjalan aman, tertib, dan jauh dari bahaya.***

Pos terkait