Lantik Anggota BPD Labangka, Ini Harapan AGM

Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud (AGM) saat melantik tujuh anggota BPD Desa Labangka Kecamatan Babulu, Senin (19/07).
Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud (AGM) saat melantik tujuh anggota BPD Desa Labangka Kecamatan Babulu, Senin (19/07).

Kaltimku.id, PPU –  Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur Abdul Gafur Mas’ud (AGM) melantik tujuh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Labangka periode 2021-2027.

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah dilaksanakan di Gedung Serbaguna Awa Bepekat, Kantor Desa Labangka Kecamatan Babulu, Senin (19/7/2021) dengan menerapkan protokol pencegahan Covid secara ketat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutanya, orang nomor satu di PPU tersebut meminta para anggota BPD terpilih untuk bekerja keras serta mampu menyerap aspirasi yang dibutuhkan masyarakat. Sehingga mampu menghasilkan kemajuan bagi desa dan masyarakat desa setempat.

“Saya berharap kepada saudara-saudara BPD yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri dan bekerja. Pahami  betul situasi, kondisi, potensi, problematika, serta aspirasi yang ada di masyarakat. Selalu ke depankan budaya jujur, gotong royong, kebersamaan, dan terbuka di dalam bekerja dan melayani masyarakat,” ucap AGM.

Lebih lanjut AGM menjelaskan, anggota BPD merupakan salah satu pilar kokohnya penyelenggaraan otonomi daerah, dimana fungsi politik anggota BPD sebagai kanal aspirasi dan pengawasan terhadap Peraturan Desa sangatlah penting dalam menentukan kemajuan suatu desa.

Hal lain yang disoroti AGM yakni seringnya terjadi kesalahpahaman antara BPD dengan pihak pemerintahan desa. Hal itu menjadi salah satu penyebab ketidakharmonisan hubungan eksekutif dan legislative di tingkat desa. Bahkan, dampaknya bisa berpengaruh terhadap visi misi dalam membangun masyarakat desa. Oleh karenanya, dibutuhkan sinergitas antara kedua lembaga di tingkat desa tersebut.

“Setiap anggota BPD diharapkan juga dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan inovasinya untuk menghindari persoalan hubungan disharmonis antara BPD dan pemerintah desa yang acapkali terjadi akibat kesenjangan pemahaman atas pengetahuan regulasi yang ada,” terang AGM.

Diakhir sambutannya, Bupati AGM juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, karena melihat situasi dan kondisi saat ini, dimana wabah covid-19 di seluruh daerah, khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara kembali mengalami peningkatan.*(adv)

Pos terkait