Pria Lansia Asal Riau Jelajahi Indonesia Dengan Sepeda Tua

Berita PPU Terkini - Joni usai bertandang ke kantor Sekretariat Kabupaten PPU, Selasa (23/03).
Joni usai bertandang ke kantor Sekretariat Kabupaten PPU, Selasa (23/03) ( foto: Yudi/kaltimku.id).

Kaltimku.id, PPUUsianya sudah menjejak 61 tahun, tapi kedua kakinya masih mampu mengayuh pedal sepeda onthelnya mengelilingi Tanah Air.

Joni, pria penjelajah Indonesia dengan sepeda onthel berhasil menginjakan kakinya di tanah Benuo Taka, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

Bacaan Lainnya

Pria asal Riau ini, sampai ke Kabupaten PPU, setelah sebelumnya mengunjungi ratusan kabupaten/kota di 30 Provinsi di Indonesia menggunakan sepeda tua.

Dia menuturkan, berangkat dari Riau pada 10 Juni 2019. Pria keturunan asli Jawa Tengah ini bertekad keliling Indonesia, dengan mengayuh sepeda berusia 42 tahun bermerk Mustang. Perjalanan mulai dari Sumatra, Jawa, Lombok, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Sorong Papua, dilewati dalam kurun waktu satu tahun lebih.

“Ini saya lakukan karena sudah bernazar (berjanji),” ucapnya usai bertandang ke kantor Sekretariat Kabupaten PPU, Selasa (23/3/2021).

Perjalanan berkeliling Indonesia dari daerah satu ke daerah lain hingga antar pulau tidak mudah. Tidak sedikit rintangan di dalam perjalananya. Meski berat namun ia mengaku selama perjalanan hanya mengalami sakit ringan. Bahkan, harus bermalam di hutan jika saat menempuh tidak ditemukan perkampungan. Selama perjalanan ia sudah mengganti enam kali ban sepeda dan beberapa kali komponen lain

Di setiap daerah yang ia singgahi, Joni meminta tanda tangan dari pihak kepolisian hingga pejabat daerah setempat. Dari situ ia pun diberikan sejumlah penghargaan atas usahanya berkeliling Indonesia.

“Saya lebih banyak tidur di pom bensin mas. Ngga pernah tidur di rumah orang, takut nyusahin,” ungkapnya.

Dari 21 bulan perjalanan berkeliling Indonesia, sudah 30 provinsi yang ia kunjungi. Sejauh ini menyisakan empat provinsi di pulau Kalimantan. Sebelum sampai ke Balikpapan, Joni mengililingi Maluku dan Sulawesi.

Berita PPU Terkini - Ribuan kilometer berhasil Joni tempuh dalam kurun waktu 21 bulan.
Ribuan kilometer berhasil Joni tempuh dalam kurun waktu 21 bulan. ( foto: Yudi/kaltimku.id)

Ribuan kilometer dan ratusan kabupaten/kota sudah dikunjungi oleh Joni. Dalam perjalanan ada saja orang maupun instansi memberikan bantuan ketika kehabisan bekal. Namun ia mengaku tak ingat dan tak mencatat daerah yang sudah dikunjungi.

Perjalanan Joni sempat terhenti ketika pandemi Covid-19 datang. Dijelaskanya, selama tiga bulan ia harus ‘istirahat’ akibat lockdown. Selama tiga bulan ia berada di Kupang NTT.

Pasca diberlakukan New Normal, ia kembali melanjutkan perjalanan. Tidak sedikit orang melihatnya sinis. Bahkan, sampai dibilang gila. Namun, tekad Joni untuk menyelesaikan misinya sudah bulat.

“Kuncinya memiliki tekad yang kuat dan tidak mudah patah semangat,” ujar pria berperawakan sedang ini.

Tekadnya mengelilingi Indonesia dengan jarak ribuan kilometer dengan belasan pulau mendapat dukungan dari keluarga. Meski meninggalkan keluarga, Joni mengaku tidak melupakan keluarga.

“Kalau dibilang rindu ya pasti. Tapi setiap hari komunikasi lewat telpon,” katanya.

Nantinya, ayunan sepeda onthel Joni akan berakhir di Jakarta. Nazar yang menjadi ‘rahasia’ akan dibuka. Rencananya, upayanya berkeliling Indonesia dengan sepeda akan mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).*

Pos terkait