Sadis, Pencurian Sapi di Kelurahan Sungai Parit, Tinggal Tulang dan Kepala

Sapi Milik Sukimin Warga RT 06 Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam (ist)
Sapi Milik Sukimin Warga RT 06 Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam (ist)

Kaltimku.id, PPU – Warga Kelurahan Sungai Parit Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dihebohkan dengan penemuan seekor sapi betina, yang mati dalam kondisi mengenaskan, pada Jumat pagi (5/2/2021).

Sapi milik Sukimin (63 tahun), warga RT.06 Kelurahan Sungai Parit itu ditemukan mati dalam kondisi tinggal tulang dan kepala yang masih utuh. Sementara daging sapi induk hilang diambil pencuri.

Bacaan Lainnya

Pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu, sengaja hanya mengambil daging sapi yang memiliki berat lebih dari 80 kg. Sementara kepala dan tulang yang masih terangkai utuh dibiarkan begitu saja.

Sukimin  menuturkan, biasanya menaruh sapinya yang berjumlah tujuh ekor di kebun yang berada dekat dengan kawasan Coastal Road. Bahkan, setiap pagi dan sore ia selalu melihat ternak miliknya. Selama enam tahun memelihara sapi tidak pernah ada kejadian pencurian maupun pembunuhan sapi. Diduga, sapi itu dibunuh pada malam sebelum ditemukan.

“Saya tidak memiliki firasat apa-apa sebelum menemukan sapi itu. Sapi itu sudah saya taruh di kebun untuk mencari makan sejak enam tahun lalu. Selama itu juga tidak ada kejadian pencurian sapi, karena disana juga banyak warga lain yang menaruhnya disitu,” kata Sukimin, Senin (8/2/2021).

Jarak yang cukup jauh antara kebun penggembalaan sapi dengan permukiman warga, diduga menjadi alasan binatang ternak itu dibunuh di lokasi. Atas kejadian itu Sukimin mengalami shock hingga tidak bisa makan selama dua hari. Untuk mengamankan sapi lainnya, ia memindahkannya ke samping rumah.

“Yang bikin saya sedih itu sapi pertama yang kami miliki. Kalau ditaksir kerugian sekitar Rp. 10 jutaan,” jelas Sukimin yang didampingi istrinya, Hanija.

Meski demikian, ia mengaku masih beruntung, karena dari tujuh ekor hanya satu yang diambil pelaku. Sehingga tidak mengalami kerugian yang lebih besar. Kejadian tersebut, sudah dilaporkan ke pihak Polres PPU.

“Saya berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku, biar jera dan tidak menimpa warga pemilik sapi lainya,” ungkap Sukimin yang juga penjual kelapa tersebut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres PPU, AKP Dian Nugraha saat dikonfirmasi mengatakan, kasus pencurian sapi masih dalam proses penyelidikan.*

Editor : Herry T BS

Pos terkait