Yuk, Berwisata ke Boon Pring Turen, Malang bagian Selatan

Berita Kaltim Terkini - Yuk, Berwisata ke Boon Pring Turen, Malang bagian Selatan

KAWASAN Malang, Jawa Timur bagian selatan tidak hanya mengandalkan pantai sebagai objek wisata untuk menarik kunjungan wisatawan. Di wilayah ini, juga dapat ditemukan berbagai objek wisata alam lainnya, seperti Boon Pring.

Boom Pring adalah spot dengan konsep ekowisata yang berlokasi di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, dengan harga tiket masuk yang murah.

Bacaan Lainnya

Lokasi Boon Pring berada di Desa Sanankerto. Untuk menuju ke kawasan ini, jika berangkat dari Kota Malang, cukup berkendara sekitar 1 jam dengan menempuh jarak sekitar 33 sampai 39 km ke Turen. Perjalanan dilanjutkan ke Boon Pring dengan jarak sekitar 8 km.

Tiba di tempat ini, langsung melihat  tulisan ‘Boon Pring-Taman Wisata Andeman’ pada gapura pintu masuk yang terbuat dari bambu. Dikatakan ‘Boon Pring,’ karena keberadaan objek wisata ini memang berada di tengah tanaman bambu, yang konon katanya sudah dibangun sekitar tahun 1978 silam.

Penduduk Desa setempat menuturkan, telah ada 65 jenis tanaman bambu yang ditanam di lahan khusus, atau dikenal dengan hutan bambu, memanfaatkan lahan ekowisata Boon Pring yang memiliki luas mencapai 36,8 hektar.

Seorang penduduk desa menguraikan, Embung Boon Pring sebenarnya sudah dibangun sejak tahun 1978 silam, namun baru mulai dikembangkan sebagai wahana wisata sekitar tahun 2015. Konsep ekowisata sejak awal sudah dibawa dengan harapan untuk menjaga kelestarian alam serta melindungi sumber mata air.

“Pengunjung pun dapat belajar atau melihat segala jenis bambu di tempat ini,” beber sejumlah penduduk desa.

Di Boon Pring, pengunjung bisa naik perahu bermesin dan sepeda perahu yang dikayuh sendiri seperti naik sepeda di permukaan danau yang berisi ikan mas, koi dan lainnya. Kolam renang juga tersedia dengan airnya yang dingin alami.

Di sekeliling kolam renang, masih banyak pohon yang dibiarkan tumbuh, tetapi tetap rapi alias rumputnya tidak tinggi seperti hutan liar. Ada beberapa gazebo untuk para pengunjung yang hendak duduk di sana sambil menunggu anak-anak mereka mandi di kolam renang.

Kira-kira sepuluh meter dari kolam renang, terhampar danau berair hijau dengan banyak pepohonan di sekelilingnya. Inilah yang dinamakan Danau Andeman. Airnya yang tenang dan sejuk suara gemericik air meredam lelah selama perjalanan. Angin bertiup sepoi-sepoi. Danau ini masih dikelilingi hutan bambu liar, dan masyakarat Jawa Timur menyebutnya dengan nama “barongan”. Danau di sini sebenarnya adalah kolam buatan yang merupakan wadah untuk menampung lima sumber mata air yang sebagian ada dalam kawasan Boon Pring dan ada juga yang berada di luar kawasan Boon Pring Andeman.

Wahana perahu kayuh di
Di tengah danau, ada sebuah pulau kecil, dengan bunga-bunga yang belum banyak dan beberapa pohon besar yang tumbuh. Ada satu pohon besar yang diikat tali warna kuning dan dikeramatkan. Pulau kecil ini sendiri bernama Pulau Putri Sekarsari. Di tengah pulau, terdapat pendopo yang bisa disewa untuk acara pernikahan, meeting, ulang tahun, atau pertemuan-pertemuan lainnya. Ada juga rumah burung merpati yang dipelihara di tengah pulau yang juga sering disebut sebagai Pulau Putri Lhow atau Pulau Lhow.

Ketika berkunjung ke tempat ini, wisatawan bisa menyewa perahu motor, rakit bambu, atau sepeda air untuk mengelilingi pulau. Untuk menyewa sepeda air, wisatawan akan dikenakan tarif tambahan Rp15.000 per sepeda dengan kapasitas dua orang. Jika menyewa dengan kapasitas dua orang, biayanya Rp20 ribuan.

Jika berminat naik perahu, bisa melakukan trekking mengelilingi danau ini. Ada dua jalan darat alternatif, salah satunya mengelilingi bambu, sedangkan alternatif lainnya berupa jalan biasa yang dipenuhi dengan bangunan beratap. Untuk alternatif yang pertama, cocok bagi mereka yang gemar berpetualang di alam liar. Jalur yang dilalui tidak menanjak maupun menurun, namun masih berupa tanah sehingga rawan becek ketika musim hujan.

Taman Wisata Andeman ini memang kaya dengan jenis tanaman bambu. Ada banyak jenis bambu di sini, antara lain Bambu Petung, Bambu Petung Hitam, Bambu Apus, Bambu Tutul, Bambu Ampel, Bambu Wulung, Bambu Kuning, Bambu Pagar, Bambu Budha, Bambu Amplex, Bambu Embong, Bambu Angus Tifolis, dan masih banyak lagi.

Puas berwisata di Boon Pring Turen yang semakin ramai dikunjungi wisatawan, bisa melanjutkan perjalanan ke Masjid Tiban di Turen, tak jauh dari Boon Pring.*

Pos terkait