BALIKPAPAN, Kaltimku.id – Suasana di sepanjang Pantai Asrama Segara, Jalan Jenderal Sudirman (Pasar Baru) Balikpapan berubah menjadi penuh semangat saat personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur turun langsung menggelar aksi Indonesia ASRI Bersih Pantai, Jumat (24/7/2026). Langkah nyata ini bukan sekadar membersihkan sampah, melainkan panggilan bersama untuk menjaga kelestarian pesisir yang menjadi tumpuan hidup banyak orang.
Dimulai dengan apel pengerahan yang penuh semangat, rombongan personel segera menyisir setiap jengkal garis pantai. Kantong sampah demi kantong sampah terisi penuh—mulai dari sampah plastik, sisa kemasan, hingga limbah lain yang berpotensi merusak ekosistem laut.
Direktur Polairud Polda Kaltim menegaskan, kegiatan ini adalah bukti nyata komitmen Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga turut merawat bumi.
“Pantai dan laut bukan milik satu pihak saja—ini tanggung jawab kita semua! Jangan sampai kita hanya menjadi penonton saat lingkungan terdekat kita terancam kerusakan,” ujarnya dengan tegas.
Ia mengingatkan, kawasan pesisir adalah benteng alami sekaligus sumber rezeki bagi nelayan, pelaku wisata, dan ribuan warga yang hidup bergantung pada laut. Sampah yang menumpuk tak hanya merusak pemandangan, tapi juga mematikan bagi biota laut dan mengancam mata pencaharian masyarakat.
Sambil bekerja, petugas juga berkeliling bertegur sapa dengan warga yang ada di lokasi. Mereka menyampaikan pesan sederhana namun penting: jangan buang sampah sembarangan, dan biasakan membawa pulang sampah sendiri setelah beraktivitas di pantai.
“Kekuatan terbesar menjaga lingkungan ada pada kesadaran kita sehari-hari. Kalau pantai bersih, laut sehat—maka rezeki mengalir dan wisata bahari Balikpapan pun semakin dikenal,” tambahnya.
Aksi ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat Polri Presisi: hadir di tengah masyarakat, merespons kebutuhan nyata, dan berkontribusi langsung bagi pembangunan berkelanjutan.
Ditpolairud Polda Kaltim berharap gerakan ini menular ke seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari pelajar, komunitas, hingga pengusaha—semoga semua mau bergotong royong menjaga pesisir Balikpapan tetap asri, lestari, dan membawa manfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang.***






