DELI SERDANG, Kaltimku.id — Decak kagum bukan hanya dilontarkan pendukung yang menyaksikan langsung aksi heroik Arkhan Kaka dkk, namun juga ribuan pasang mata yang menyaksikan perlawanan pantang menyerah dari layar kaca tv, saat Garuda Muda menggebuk anak anak Vietnam U-19 dengan skor 2-1 (1-0) di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Ahad malam (7/6/2026).
Hasil ini membuat pasukan Nova Ariyanto sempurna, tidak terkalahkan dalam tiga kali laga dengan poin 9, sekaligus juara Grup A yang otomatis membooking satu tiket lolos ke semifinal ajang Piala AFF U-19 2026 ini.
Keunggulan Garuda Muda ditentukan lewat gol Evandra Florasta (6) melalui titik penalti di injury time atau menit 90+1. Penalti ini diberikan lantaran Leeming (10) yang duel menyambut bola dijatuhkan pemain Vietnam di kotak 16, hingga wasit langsung menunjuk titik putih.
Penalti ini sempat menuai protes pemain Vietnam. Tapi, wasit asal Jepang itu tetap dengan keputusannya. Lantas Evandra yang menjadi “algojo” dengan tenang dan benar-benar dingin mengeksekusi bola ke gawang Vietnam U-19, Xuan Tin Hoa yang merobek sisi kiri kiper.

Eksekusi Evandra yang sekaligus mengunci kemenangan Garuda Muda, 2-1, itu sontak disambut gegap gempita puluhan ribu publik Sumatera Utara. Bendera Merah Putih berkibar di sana sini, sementara para skuad Garuda Muda bersuka cita dan sujud syukur.
”Saya patut bersyukur. Anak-anak bermain bagus, bersemangat dan mental mereka tidak goyah ketika mendapat tekanan lawan,” ucap coach Nova — dikutip dari wawancara pemilik hak siar tayangan ini — seusai laga.
Kick-off di depan puluhan ribu publik Sumut, Putu Panji (4) dkk dengan kostum Merah Merah tampil memesona. Kerja sama tim satu dua sentuhan cukup apik dan mereka pun hampir tak memberi ruang gerak pemain Vietnam untuk mengembangkan permainan.
Tapi, Vietnam justru memiliki peluang pada 3 menit pertama di depan gawang Dafa Al Gasemi (23). Namun, tendangan pemain Vietnam itu melenceng di atas mistar gawang Dafa.

Sebaliknya, tekanan Garuda Muda justru berbuah gol lewat aksi Reno Salampessy (7) menit ke-22. Reno yang merupakan anak dari pemain legenda Persipura, Ricardo Salampessy, mencuri bola yang gagal diantisipasi pemain lawan, dan dua kali gocekan ia melakukan tendangan menyusur tanah dengan kaki kanan dan gol, 1-0. Namun sayangnya, Reno mengalami cedera dan harus digantikan sebelum babak pertama usai.
Selepas kecolongan gol ini, Vietnam bangkit di paruh kedua. Menaikkan tempo dan mendominasi permainan ke kubu Garuda Muda yang cenderung bertahan. Tekanan Vietnam membuahkan gol lewat sundulan Nguyen Guoc Khanh (3) saat menyambut bola sepak pojok menit ke-73.
Laga pun memanas. Timnas Indonesia U-19 bangkit dan terus menerus menekan pertahanan Vietnam. Puncak tekanan pasukan Merah Putih itu berwujud dengan lahirnya penalti pada injury time yang mulus diselesaikan oleh Evandra Florasta.
Siapakah lawan Indonesia U-19 di semifinal? Mengutip berbagai sumber media melalui google.com, calon lawan Timnas Indonesia U-19 di semifinal masih menunggu hasil pertandingan pada dua grup lainnya, yakni antara Malaysia kontra Thailand (Grup B), dan Australia vs Kamboja (Grup C).
Prediksi berbagai media menyebut begini. Indonesia U-19 sendiri kemungkinan di semifinal akan jumpa juara Grup C yang sepertinya Australia U-19, atau salah satu dari tiga runner-up terbaik dari tiga grup Piala AFF U-19 tersebut, yakni Vietnam sendiri (Grup A), Malaysia (Grup B), dan Kamboja (Grup C). (JJD)






