Miliki Bank Darah, Rizal Mengapresiasi Rumah Sakit Medika Manggar

Wali Kota Balikpapan, HM Rizal Effendi (baju putih) saat menghadiri peresmian RS Medika. (Ariel S)

Kaltimku.id, BALIKPAPAN – Walikota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) HM Rizal Effendi SE sangat mengapresiasi keberadaan Rumah Sakit (RS) Medika yang kini telah dilengkapi dengan fasilitas bank darah.

“Harapan ke depannya, RS Medika mampu membantu kebutuhan darah yang ada di PMI (Palang Merah Indonesia) Balikpapan,” ujar Rizal saat menghadiri peresmian Bank Darah yang berada di RS Medika Manggar, Balikpapan Timur, Jumat (16/7/2021).

Bacaan Lainnya

Rizal hadir didampingi Kepala DKK dr Andi Sri Juliarty, Ketua PMI Balikpapan drg Dyah Muryani serta direktur RS Medika Manggar, Muhammad Abdu menyampaikan, jika dirinya sangat mengapresiasi RS Medika yang keberadaannya di Balikpapan Timur, tentu banyak potensi masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya.

“Kita harapkan, RS Medika Manggar mampu menyuplai kebutuhan darah ke PMI Balikpapan, jika stok ketersediaan darah di PMI menipis,” ucap Rizal.

Selain itu, Rizal juga mengharapkan jika RS Medika Manggar nantinya mampu bekerjasama dengan kesatuan TNI yang ada di wilayah timur untuk menjadi pendonor aktif.

“Disini kan ada markas TNI, berharapnya RS Medika Manggar bisa menjalin kerjasama untuk menjadi pendonor aktif…, ya biasanya kita minta 10 orang pendonor, tapi yang datang bisa sampai 100 orang,” ucapnya.

Selain TNI, Rizal menilai jika di kawasan Balikpapan Timur banyak perusahaan-perusahaan, sehingga bisa dilakukan kerjasama untuk menjadi pendonor aktif. Sehingga, dapat menyuplai kebutuhan darah bagi PMI Balikpapan.

“Disini kan banyak perusahaan-perusahaan, diharapkan karyawannya ada yang mau menjadi pendonor aktif, sehingga bisa membantu ketersediaan stok darah di PMI,” tutupnya.

Sementara itu, Muhammad Abdu menuturkan jika ketersedian darah di Balikpapan sangat dibutuhan, terlebih dalam hal pelayanan kesehatan seperti operasi.

“Konsep kami disini yang utama yakni penyediaan operasi, dilihat dari beberapa kasus sangat memerlukan darah,” ucapnya.

Dalam pelayanan kesehatan, tambah Muhammad Abdu, kebutuhan darah bukan hanya untuk operasi saja, akan tetapi untuk pelayanan penyakit kronis juga membutuhkan darah.

“Setetes darah sangat berarti bagi seseorang yang membutuhkannya,” imbuh Muhammad Abdu.*

Pos terkait