Pasca Rusak Diseruduk Truk, Posko Pengetatan Pelabuhan Ferry Kembali Difungsikan.

Kaltimku.id, PPU – Pasca rusak akibat ditabrak truk, posko pengetatan pelabuhan Ferry Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur kembali didirikan. Posko perlintasan dibongkar akibat mengalami kerusakan, dampak dari bilik disinfektan yang diseruduk truk pada 9 Agustus 2021.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU, Marjani mengatakan posko pengetatan untuk pelaku perjalanan Pelabuhan Ferry kembali didirikan dan difungsikan sejak Rabu, 18 Agustus 2021.

Bacaan Lainnya

“Kami dirikan kembali. Kemarin kita bongkar karena parasut atau atap kain tenda robek terkena imbas truk,” ujar Marjani, Minggu (22/8/2021).

Marjani, Kepala BPBD PPU

Posko yag terletak di depan pintu keluar Pelabuhan Ferry tersebut, merupakan posko II, selain dua posko yang dibangun tim satgas penanganan Covid-19 PPU.

Untuk posko I di pelabuhan penyebrangan kapal klotok dan speedboat. Sedangkan posko III di pelabuhan eks Chevron. Ketiga posko saat ini dijaga oleh personel dari BPBD, Satpol-PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Sosial.

“Untuk sekarang yang penting ada (posko) dulu. Karena kita juga keterbatasan anggaran, kita ambil petugas dari dinas yang sudah aktif,” terangnya.

Dijelaskan Marjani, keberadaan posko pengetatan untuk mengurangi mobilitas warga di tengah penerapan PPKM.

Saat ini, petugas jaga di tiga posko diambil dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Relawan hingga personel TNI/Polri tidak dilibatkan akibat ketiadaan anggaran.

“Meski tidak ada anggaran, posko pengetatan kita jalan terus. Petugasnya kita ambil dari ASN,” imbuhnya.*(adv)

Wartawan: Yudi

Pos terkait