PDAM PPU Resmi Ditunjuk Sebagai Pengelola Jargas

Perumda Air Minum Danum Taka resmi ditunjuk kelola jargas
Perumda Air Minum Danum Taka resmi ditunjuk kelola jargas

Kaltimku.id, PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam (PPU), Kalimantan Timur secara resmi menunjuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Danum Taka atau PDAM, mengelola sambungan gas. Penunjukan itu berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 40 tahun 2021.

Kepala Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Kabupaten PPU, Pitono mengatakan Perbup nomor 40 tahun 2021 berisi tentang penugasan Perumda Danum Taka dalam mengelola jaringan gas. Saat ini, jaringan gas rumah tangga sudah beroperasi pada lebih kurang 10 ribu sambungan rumah (SR).

Bacaan Lainnya

“Perbup tentang penugasan PDAM mengelola jaringan gas terbit per 28 Desember 2021 kemarin. Jadi Perumda Danum Taka tidak hanya bertugas mengelola air, tetapi juga jargas,” jelas Pitono, Rabu (29/12/2021).

Dalam mengelola jaringan gas rumah tangga, Perumda Danum Taka juga diberi kewenangan kerja sama dengan badan usaha lain sebagai pengelola. Namun, hanya berlaku bagi badan usaha yang sudah memiliki pengalaman di bidang jaringan gas.

Kewenangan menangani jaringan gas mewajibkan pihak Perumda Danum Taka mengubah peraturan perusahaan dan juga menetapkan standar operasional procedure (SOP) penyediaan gas dalam teknis pelaksanaannya.

“Kerja sama dengan pihak ketiga diperbolehkan sepanjang perusahaan itu berpengalaman di bidang pengelolaan gas ataupun penyedia gas,” terang Pitono.

Dijelaskan Pitono, Pemkab PPU sendiri sebenarnya juga memiliki badan usaha lain yang fokus mengurus gas, yakni Perumda Benuo Taka Energy atau PBTE. Pembentukan PBTE sejauh ini diproyeksikan untuk mengurus hak Participating Interest (PI) 10 persen yang dimiliki pemerintah daerah atas wilayah kerja migas Eastkal.

Lantaran sumber daya manusia atau SDM-nya kurang, maka pengelolaan jaringan gas rumah tangga dialihkan kepada Perumda Air Minum Danum Taka.

“Kenapa kita berikan ke PDAM, karena mereka memiliki pengalaman dalam hal jaringan perpipaan. Sementara di PBTE belum ada SDM-nya,” pungkasnya.*

Editor: Hary BS

Pos terkait