Pemkab Kubar Siapkan Rp2,52 T untuk Pembangunan Infrastruktur 2027-2029

Pemkab Kubar Siapkan Rp2,52 T untuk Pembangunan Infrastruktur 2027-2029

Ringkasan Berita:

  • Pemkab Kubar mengusulkan proyek pembangunan tahun jamak senilai Rp2,52 triliun untuk periode 2027-2029.
  • Proyek ini mencakup pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, rumah sakit, hingga fasilitas pendidikan dan publik lainnya.
  • Rencana ini menggantikan skema sebelumnya dan masih menunggu pembahasan serta persetujuan dari DPRD Kubar.

SENDAWAR — Kaltimku.id — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) menyiapkan agenda pembangunan strategis dengan total anggaran diperkirakan mencapai Rp2,52 triliun. Rencana yang diusulkan berjalan dengan skema kontrak tahun jamak ini akan difokuskan pada penguatan infrastruktur dan layanan publik selama periode 2027 hingga 2029.

Usulan tersebut disampaikan Bupati Kubar, Frederick Edwin, dalam Rapat Paripurna X DPRD Kubar pada Selasa (28/7/2026). Menurutnya, skema kontrak tahun jamak diperlukan karena sejumlah pekerjaan membutuhkan waktu penyelesaian lebih dari satu tahun anggaran.

Bacaan Lainnya

“Penggunaan kontrak tahun jamak juga dimaksudkan untuk menjamin keberlanjutan pelaksanaan kegiatan strategis secara terencana, efektif, dan akuntabel,” kata Frederick. Ia menambahkan, arah pembangunan ini merupakan bagian penting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kubar 2025-2029 untuk memperlancar mobilitas dan mendukung ekonomi daerah.

Fokus Pembangunan Konektivitas hingga Layanan Publik

Dalam rencana tersebut, peningkatan konektivitas menjadi salah satu prioritas utama. Proyek yang diusulkan mencakup pembangunan dua jembatan, yaitu Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ) dan Jembatan Sungai Nyuatan di Kampung Sembuan.

Sejumlah ruas jalan juga akan ditingkatkan, antara lain:

  • Pembangunan Jalan Bung Karno–Simpang Ombau–Juaq Asa–Linggang Amer–Mencelew, termasuk penanganan longsoran.
  • Pembangunan Jalan Melapeh–Temula.
  • Rekonstruksi koridor Anah hingga Long Daliq, Melak hingga Muara Beloan, Simpang TSA hingga Jerang Melayu, dan Simpang Marimun–Muara Batuq.
  • Peningkatan jalan di kawasan Linggang, Sekolaq Darat, Sumber Sari, Tering Seberang, hingga Muyub Ilir.

Selain infrastruktur darat, Pemkab Kubar juga memasukkan pembangunan Pelabuhan Royoq ke dalam agenda strategis ini.

Di sisi pelayanan publik, pemerintah merencanakan renovasi dan pengembangan Rumah Sakit Umum Harapan Insan Sendawar serta pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Untuk sektor pendidikan, akan ada pembangunan prasarana Politeknik Sendawar.

Beberapa fasilitas publik lain yang turut disiapkan adalah Menara Katulistiwa Long Iram, Kristen Center, Turap Katolik Center, Gereja Katolik Linggang Bigung, serta kolam renang di lingkungan GOR Desnan.

Penyesuaian Rencana dan Anggaran

Skema pembangunan ini sebenarnya merupakan penyesuaian dari rencana awal yang dirancang untuk periode 2026-2028. Rencana tersebut sebelumnya telah dituangkan dalam nota kesepakatan antara Pemkab dan DPRD Kubar pada 27 Agustus 2025.

Namun, pemerintah melakukan penyesuaian jadwal menjadi 2027-2029 karena adanya perubahan kebutuhan teknis, pembiayaan, serta perkembangan harga sesuai kondisi ekonomi terkini. Dengan adanya perubahan ini, kesepakatan sebelumnya dinyatakan tidak berlaku.

Rencana terbaru ini masih akan dibahas bersama DPRD Kubar untuk mendapatkan persetujuan sebelum kontrak dapat dilaksanakan. Seluruh pembiayaan proyek senilai Rp2,52 triliun ini direncanakan bersumber dari APBD selama tiga tahun berturut-turut. (ADV/Diskominfo Kubar)

Pos terkait