Duta Wisata dan Putri Pariwisata Sendawar 2026 Resmi Terpilih, Siap Promosikan Potensi Kutai Barat

Duta Wisata dan Putri Pariwisata Sendawar 2026 Resmi Terpilih, Siap Promosikan Potensi Kutai Barat

Ringkasan Berita:

  • Zehezli Moses, Agitha Queena Artha, dan Tesalonika Trivosa L terpilih sebagai Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kutai Barat 2026.
  • Bupati Kutai Barat Frederick Edwin meminta para duta menjadi pemasar kreatif dan aktif mempromosikan daerah melalui media sosial.
  • Ajang ini bertujuan melahirkan generasi muda yang peduli dan mampu menjadi komunikator pariwisata daerah.

SENDAWAR — Kaltimku.id — Ajang Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Sendawar 2026 telah menetapkan tiga nama baru sebagai wajah pariwisata Kutai Barat. Mereka adalah Zehezli Moses dari Long Iram sebagai Duta Wisata Putra, Agitha Queena Artha dari Sekolaq Darat sebagai Duta Wisata Putri, dan Tesalonika Trivosa L dari Melak sebagai Putri Pariwisata Sendawar 2026.

Penetapan ini berlangsung dalam malam grand final yang digelar di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Sendawar, pada Selasa (28/7/2026).

Bacaan Lainnya

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menegaskan bahwa tugas para duta terpilih jauh lebih besar dari sekadar menyandang gelar. Ia meminta mereka menjadi representasi daerah yang mampu memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan adat istiadat Kutai Barat secara luas, terutama dengan memanfaatkan teknologi.

“Di sinilah peran penting para Duta Wisata. Kalian dituntut untuk tidak hanya menjadi pajangan seremonial, melainkan harus mampu menjadi ikon, komunikator, dan pemasar kreatif yang mampu memperkenalkan eksotisme Kutai Barat ke kancah nasional hingga internasional,” kata Frederick.

Ia juga secara khusus mendorong pemanfaatan media sosial untuk membangun narasi positif tentang daerah. “Siapa pun yang terpilih dan dinobatkan sebagai Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kutai Barat Tahun 2026 ini, jagalah amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Proses Pembinaan dan Harapan ke Depan

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, FX Sumardi, menjelaskan bahwa ajang ini merupakan wadah untuk melahirkan generasi muda yang memiliki pengetahuan, kemampuan, dan kepedulian terhadap sektor pariwisata. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran untuk melestarikan budaya sekaligus mendukung promosi destinasi wisata.

Tahun ini, peserta berasal dari tujuh kecamatan, yakni Barong Tongkok, Melak, Long Iram, Linggang Bigung, Sekolaq Darat, Muara Lawa, dan Siluq Ngurai. Sebelum tampil di grand final, para finalis telah mengikuti berbagai tahapan pembinaan, mulai dari outbound, karantina, unjuk bakat, beauty class, hingga pelatihan public speaking.

Sumardi berharap para duta yang baru terpilih dapat aktif memperkenalkan keindahan alam, kekayaan budaya, kearifan lokal, serta produk ekonomi kreatif Kutai Barat melalui berbagai kegiatan dan platform digital. (ADV/Diskominfo Kubar)

Pos terkait