Progres Pembangunan Rumah Korban Longsor Telemow Capai 28 Persen

Kaltimku.id, PPU – Proyek pembangunan bantuan rumah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang berjalan mulai tahun ini untuk warga korban longsor Desa Telemow, Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) terkendala kondisi cuaca dan akses jalan.

Pengerjaan pembangunan 51 rumah bagi warga korban longsor, berjalan sejak Maret 2021 dengan anggaran senilai 18 miliar, sampai saat ini progresnya baru mencapai 28 persen. Sementara kontrak kerja pengerjaan proyek tersebut, berakhir pada bulan September mendatang.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten PPU, Ricci Firmansyah mengatakan minimnya capaian progress pembangunan rumah korban longsor akibat kendala cuaca dan akses jalan menuju lokasi.

“Kemarin memang kendalanya di akses masuk. Kontraktor tidak bisa melewati jalan yang existing sekarang, jadi harus membuat jalan baru,” ujar Ricci saat ditemui media ini, Rabu (18/8/2021).

Dijelaskan, pembuatan jalan baru sebagai akses kendaraan proyek. Pasalnya, jalan yang sudah ada kondisinya baru selesai dilakukan semenisasi. Sehingga, penggunaan jalan lingkungan bisa berdampak terhadap kerusakan hingga mengganggu warga setempat. Solusinya, adalah dengan membangun jalan baru sepanjang 850 meter sebagai akses kendaraan proyek. Selain kondisi jalan, faktor cuaca juga ikut mempengaruhi proses pengerjaan proyek.

Dengan capaian progres yang masih rendah, pihak kontraktor bakal diberi perpanjangan waktu penyelesaian. Perpanjangan masa penyelesaian diberikan sebanyak dua kali.

“Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu), pengerjaan proyek dana hibah itu bisa diberikan perpanjangan. Yang pertama 12 bulan dan kedua 9 bulan,” papar Ricci.

Meski secara kontrak tinggal tersisa satu bulan, pihaknya berharap progres pembangunan fisik rumah bisa dipercepat. Sehingga, rumah bantuan yang sudah ditunggu warga korban longsor selama dua tahun tersebut, bisa segera ditempati.*(adv)

Wartawan: Yudi

Pos terkait