Susun RDKK, Distan PPU Berupaya Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi

Distan PPU upayakan kuota pupuk bersubsidi bagi petani bertambah (Ist)
Distan PPU upayakan kuota pupuk bersubsidi bagi petani bertambah (Ist)

Kaltimku.id, PPU – Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur  tengah mempersiapkan usulan alokasi pupuk bersubdisi bagi petani di tahun 2022. Usulan kuota pupuk bersubsidi tersebut, akan ditetapkan dalam bentuk Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Saat ini, ada 719 kelompok tani (poktan) masih melakukan proses pendataan. Tenggat waktu pendataan mulai September hingga Oktober 2021,” terang Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian, Iswan Padda bersama Kasi Pupuk, Pestisida, Alat dan Mesin Dinas Pertanian PPU, Nasrullah, Kamis (23/9/2021).

Bacaan Lainnya

Proses pendataan dan kebutuhan pupuk bersubsidi dilakukan melalui aplikasi. Sehingga, data yang di input bisa langsung terbaca pada sistem. Penggunaan sistem aplikasi memudahkan petani dalam membuat data yang berkesinambungan, antara data di lapangan, petani, kios hingga pemerintah.

“Penyusunan RDKK saat ini lebih detail. Karena ada titik koordinat yang harus dimuat. Penyusunan lewat aplikasi juga meminimalisir data ganda penerima pupuk bersubsidi,” kata Nasrullah.

Proses penyaluran pupuk bersubsidi bagi petani mengacu berdasarkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP elektronik. Dimana, kuota yang diberikan sebanyak dua hektar lahan untuk satu NIK. Pembatasan kuota pupuk bersubsidi untuk mencegah masalah di tingkat petani. Pasalnya, tidak sedikit petani mengolah lahan pertanian di atas dua hektar.

“Jadi nanti dari kuota yang didapat kami distribusikan ke empat kecamatan secara proporsional. Kami selalu mengupayakan kuota yang didapat selalu bertambah. Intinya kami berusaha untuk meningkatkan produktivitas petani, kami juga akan bekerja sama dengan stakeholder lain yang terkait,” jelasnya.

Proses pendistribusian pupuk bersubsidi bakal dilakukan proporsional ke empat kecamatan di PPU yaitu Kecamatan Penajam, Waru, Babulu dan Sepaku. Ditambahkan Nasrullah, pihaknya juga berupaya mendapatkan tambahan kuota pupuk subsidi bagi petani di tahun depan.*

Editor: Hary T BS

Pos terkait