‎TNI-Polri dan BPBD Bersinergi, Longsor yang Menutup Jalan Dua Desa di Kawasan Meratus HST Teratasi

BARABAI, Kaltimku.id — Akses Jalan dua desa di kawasan Meratus, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), kini terbuka kembali dari timbunan tanah longsor. Itu seiring bersinerginya  personel gabungan TNI, Polri, BPBD HST dan warga sekitar menangani longsoran tersebut.

‎Bencana tebing gunung longsor di kawasan Meratus ini akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin, 13 April 2026. Imbasnya, akses jalan antara Desa Patikalain dan Papagaran di kecamatan itu sempat tertimbun longsoran tanah tersebut.

‎Namun, personel gabungan bergerak cepat. Aparat TNI dan Polri, BPBD HST, relawan, serta warga setempat bersinergi kuat. Bahu membahu membuka akses jalan penghubung dua desa itu yang tertutup longsoran, Selasa (14/4/2026).

‎”Kami bersama pihak terkait dan warga langsung bergerak cepat melakukan pembersihan agar mobilitas masyarakat tidak terhambat terlalu lama,” ucap Babinsa Koramil 1002-07/Batu Benawa, Serka Sanu di sela-sela kegiatan pembersihan itu.



‎Dikutip dari Pendim 1002/HST, Serka Sanu menyebut, berdasarkan laporan di lapangan, musibah longsor dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang melanda kawasan Pegunungan Meratus itu sejak Senin 13 April 2026.

‎“Tingginya debit air membuat lereng gunung di pinggir jalan menjadi labil sehingga material tanah meluncur menutupi sebagian besar badan jalan,” kata Serka Sanu.

‎Danramil 1002-07/Batu Benawa, Kapten Inf Lilis Susanto pun gembira. Ia menyambut positif dan mengapresiasi hal yang dilakukan anak buahnya, dan tm menegaskan komitmen jajarannya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana alam.

‎Selain itu, Kapten Inf Lilis Susanto juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, karena kondisi cuaca masih berpotensi hujan.

‎“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami akan terus bersinergi dengan BPBD, Polri, dan relawan. Namun, kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada karena potensi longsor susulan masih ada, mengingat cuaca yang belum menentu,” pungkas Danramil itu.* (JJD)

Pos terkait