BARABAI, Kaltimku.id — Upaya peningkatan kompetensi aparatur sipil negara menjadi sorotan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal. Sorotan itu ia sampaikan saat membuka orientasi atau pembekalan ratusan PPPK Angkatan I dan II tahun 2021 di Aula RSUD H. Damanhuri Barabai, Selasa (14/4/2026).
Pembukaan orientasi ini ditandai dengan pengalungan tanda peserta. Dihadiri Direktur RSUD H. Damanhuri Barabai, dr. Nanda Sujud Andi Yudha Utama dan sejumlah pejabat Pemkab HST, termasuk Kepala BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Kepala UPTD Sertifikasi Kompetensi SDM Kalsel, Abdul Haris.
“ASN memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Peran tersebut harus didukung dengan kompetensi yang mumpuni melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan,” ujar Bupati Rizal.

Bupati menyebut, tujuan orientasi ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku PPPK sesuai dengan nilai-nilai dasar ASN, yaitu Berakhlak, berkinerja, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Kehadiran ASN PPPK adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat birokrasi dan meningkatkan kualitas reformasi pelayanan publik. Mewujudkan tata kelola pemerintahan baik, cerdas, produktif, berintegritas, dan memberikan pelayanan prima yang profesional,” sebutnya.
Ia berharap, seluruh ASN di lingkungan Pemkab HST, khususnya para tenaga pendidik, agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional. Bertanggung jawab dan berdedikasi tinggi.

Lantas, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) HST, Akhmad Noor Jauhari, melaporkan orientasi ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 dan PP Nomor 49 Tahun 2018.
“Total peserta yang mengikuti pembekalan 320 orang yang dibagi empat angkatan. Angkatan I dan II masing berjumlah 40 orang,” Akhmad Noor Jauhari melaporkan.
Ia menyebut, orientasi atau pembekalan ini menjadi fondasi dan diharapkan agar PPPK bisa bekerja optimal. Mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang cerdas atau Smart Governance.
Sementata Kepala UPTD Sertifikasi Kompetensi SDM Kalsel, Abdul Haris menyebut begini. Orientasi para ASN ini merupakan langkah krusial dalam menyelaraskan visi dan misi ASN di tingkat provinsi maupun kabupaten.
“Visi itu mimpi. Mimpi dari pemerintah Kabupaten HST, lalu diterjemahkan supaya mencapai mimpi itu, lalu ada misi. Nah, apa saja misi-misi Kabupaten HST itu akan disampaikan nanti kepada peserta orientasi,” ujar Haris.
Haris pun berharap, tujuan orientasi ini dapat dilaksanakan secara optimal walaupun dalam waktu yang relatif terbatas. “Mudah-mudahan Allah selalu memberikan rahmat dan rida-Nya dalam kegiatan kita,” tutupnya. (JJD)






