Dinilai Rawan Konflik, Personel Pengamanan di Tujuh Desa Peserta Pilkades PPU Ditambah

Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten PPU, Nurbayah
Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten PPU, Nurbayah

Kaltimku.id, PPU – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) akan digelar  serentak di 14 desa dan empat kecamatan pada 15 Desember 2021.

Jelang pelaksanaan Pilkades, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar rapat koordinasi persiapan dan sistem persiapan tingkat kecamatan dan desa. Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten PPU, Nurbayah mengatakan rakor dilaksanakan guna memastikan Pilkades berjalan lancar dan damai.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita laksanakan rakor dengan stakeholder terkait membahas pengamanan saat hari H, sekaligus mekanisme pendistribusian logistik Pilkades,” ujar Nurbayah, Kamis, (02/12/2021).

Pilkades Serentak Kabupaten PPU tahun 2021, diikuti 14 desa dengan 32 ribu lebih daftar pemilih tetap atau DPT. Dari 14 desa peserta, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 86. Dalam satu TPS personel pengamanan sebanyak tiga orang masing-masing dari kepolisian, TNI dan Satpol-PP.

Berdasarkan profiling dari pihak kepolisian, sebanyak tujuh desa dianggap rawan konflik. Sebanyak 70 tempat pemungutan suara (TPS) dinilai rawan dan 16 TPS sangat rawan. Untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan sosial yang bisa beresiko terjadi konflik, disepakati penambahan personel kepolisian di masing-masing TPS rawan, dengan total 184 personel.

“Adanya tujuh desa yang ditetapkan pihak kepolisian sebagai desa rawan, maka disepakati penambahan jumlah personel pengamanan. Tadinya satu personel kepolisian, khusus untuk desa rawan ditambah menjadi dua orang,” terang Nurbayah.

Personel keamanan, lanjut Nurbayah akan bertugas di TPS selama tiga hari. Mulai dari H-1, hari H hingga H+1. Sedangkan untuk mekanisme pendistribusian logistik, seperti bilik suara, kotak dan kertas suara bakal dilakukan pada hari H.

“Logistik akan disalurkan oleh panitia kecamatan. Untuk desa terjauh akan dilakukan sehari sebelum pencoblosan,” pungka Nurbayah.*

Editor: Hary T BS

Pos terkait