Hanya Balikpapan Selatan yang Masih Bertahan di Zona Membara

Kaltimku.id, BALIKPAPAN – Lima dari enam kawasan kecamatan di wilayah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), hanya kawasan Balikpapan Selatan yang masih bertahan di zona membara/merah atau daerah dengan kasus Covid-19 sangat tinggi, Minggu (10/10/2021).

Berdasarkan data dari Infografis Covid-19/Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikapapan, jumlah pasien yang masih dalam perawatan di Balikpapan Selatan masih 55 orang. Jumlah ini ada yang dirawat/isolasi di beberapa rumah sakit dan ada pula yang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Bacaan Lainnya

Kawasan lainnya seperti Balikpapan Barat dan Tengah bertatus zona kuning atau daerah dengan risiko rendah Covid-19. Keduanya merawat masing-masing 11 dan 22 pasien. Untuk Balikpapan Kota, Utara dan Timur berpredikat daerah dengan risiko sedang Covid-19 alias zona oranye, masing-masing merawat 26, 47 dan 26 pasien.

Hanya Balikpapan Selatan yang masih merawat pasien diatas 50 orang, yaitu 55 pasien. Kelebihan 5 angka inilah yang membuatnya belum bisa meninggalkan daerah dengan kasus Covid-19 sangat tinggi tersebut.

Secara keseluruhan, pasien yang masih menjalani perawatan/isolasi di wilayah Kota Balikapapan berjumlah 190 orang. Angka ini berkurang 3 orang dari hari sebelumnya, Sabtu (9/10/2021) yang jumlahnya 193 orang.

Dari 190 pasien masih dalam perawatan itu, 29 orang yang positif Covid-19 sembuh setelah menjalani isolasi di beberapa rumah sakit dan 161 pasien lainnya rampung setelah menjalani isolasi mandiri (isoman) di Embarkasi Haji Balikpapan Timur dan tempat-tempat lainnya.

Pada hari yang sama wilayah Balikpapan ketambahan harian 12 kasus terkonfirmasi Covid-19, sehingga jumlahnya menjadi 38.147 kasus. Selain itu, ketambahan kesembuhan pasien 15 orang, sehingga jumlahnya sebanyak 36.087 orang.

Dari tambahan 15 pasien yang dinyatakan sembuh itu, 2 orang diantaranya selesai menjalani perawatan di rumah sakit dan 13 lainnya rampung setelah menjalani isolasi mandiri di beberapa lokasi.

Tidak ada ketambahan kasus kematian di wilayah Wali Kota H Rahmad Mas’ud ini, sehingga jumlahnya tetap 1.870 orang.*

Pos terkait