Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengalokasikan anggaran sebesar Rp16 miliar untuk program seragam sekolah gratis Berau bagi siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kebijakan yang ditargetkan mulai terlaksana pada tahun 2026 ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih Mas untuk meringankan biaya pendidikan yang kerap membebani orang tua siswa.
Rincian Alokasi Anggaran Pendidikan
Dana sebesar Rp16 miliar tersebut telah dirinci secara spesifik untuk memastikan program berjalan tepat sasaran. Berikut adalah detail pembagian alokasi anggarannya:
- Jenjang SD: Mendapat alokasi sebesar Rp9 miliar.
- Jenjang SMP: Mendapat alokasi sebesar Rp7 miliar.
- Jenjang TK: Diusulkan anggaran tambahan sekitar Rp1,5 miliar yang akan diajukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.
Inisiatif ini merupakan realisasi dari Program 8 Plus yang digagas Bupati Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis, yang bertujuan menghadirkan pendidikan gratis secara menyeluruh.
Respons Pemerintah Atas Aspirasi Masyarakat
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa kebijakan ini lahir dari kepekaan pemerintah terhadap keluhan yang sering disampaikan masyarakat. Lahirnya program Pemkab Berau ini didasari oleh banyaknya aspirasi terkait tingginya ongkos pendidikan yang harus ditanggung warga.
“Kami sering mendengar keluhan masyarakat terkait biaya pendidikan, mulai dari pendaftaran, buku sekolah, hingga seragam siswa. Insyaallah program ini akan membantu meringankan beban mereka,” ujar Sri Juniarsih.
Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Menyeluruh
Selain seragam gratis, skema bantuan pendidikan Berau ini juga diperkuat dengan program pendukung lainnya. Pemerintah daerah turut menyiapkan beasiswa bagi pelajar berprestasi maupun dari keluarga kurang mampu, serta menyediakan laptop gratis untuk para guru di jenjang TK, SD, dan SMP. Langkah komprehensif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan akses, tetapi juga kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Berau secara berkelanjutan.
“Pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu kunci dalam menciptakan generasi muda yang lebih siap bersaing di masa depan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” pungkasnya.






